Skip to content
ID

Ilmuwan dan Teknolog Penginderaan Jauh

Ilmuwan dan teknolog penginderaan jauh menggunakan data dari satelit, pesawat, sensor berbasis darat, dan sumber geospasial lain untuk memahami kondisi permukaan bumi tanpa selalu berada langsung di lokasi.

Zona 4InvestigatifRealistisKonvensional
Zona pekerjaan
Zona Pekerjaan Empat: Perlu Persiapan Cukup Banyak
Minat (RIASEC)
Investigatif, Realistis, Konvensional
Keterampilan utama
Pemahaman Bacaan, Berpikir Kritis, Mendengarkan Aktif
Pendidikan
Sebagian besar pekerjaan ini memerlukan gelar sarjana (S1), meskipun ada yang tidak.

Apa itu Ilmuwan dan Teknolog Penginderaan Jauh?

Ilmuwan dan teknolog penginderaan jauh menggunakan data dari satelit, pesawat, sensor berbasis darat, dan sumber geospasial lain untuk memahami kondisi permukaan bumi tanpa selalu berada langsung di lokasi. Pekerjaan ini menerapkan prinsip penginderaan jauh, analisis citra, statistik, dan Sistem Informasi Geografis untuk memecahkan masalah di bidang seperti pengelolaan sumber daya alam, perencanaan kota, lingkungan, keamanan, pelacakan hutan, karbon, air permukaan, dan deteksi fenomena seperti awan debu. Selain menganalisis data, peran ini dapat mencakup pengembangan teknik analitik, sistem sensor, basis data geospasial, rutinitas otomatis untuk koreksi artefak gambar, serta produk seperti peta tutupan lahan. Nilai utamanya adalah mengubah citra dan data mentah menjadi informasi spasial yang dapat dipakai untuk keputusan teknis.

Kerja harian

Dalam keseharian, pekerjaan dimulai dari memahami tujuan proyek: wilayah yang dianalisis, jenis sensor yang tersedia, resolusi yang dibutuhkan, data pendukung lapangan, dan keluaran yang diharapkan. Data citra kemudian dikompilasi, diformat, dibersihkan, dikoreksi, dan digabungkan dengan sumber geospasial lain seperti survei iklim, data lapangan, peta dasar, atau basis data proyek. Ilmuwan penginderaan jauh menilai kualitas pengumpulan data, memilih metode klasifikasi atau analisis, membuat peta, tabel, visualisasi, atau model, lalu mendokumentasikan metodologi agar hasil dapat ditinjau ulang. Mereka juga berdiskusi dengan kolega tentang kebutuhan alat, menguji perangkat keras atau perangkat lunak baru, melatih teknisi, dan menyampaikan laporan kepada pemangku kepentingan. Tantangannya adalah menjaga akurasi interpretasi ketika data dipengaruhi awan, vegetasi, sudut sensor, resolusi, atau kondisi lapangan yang berubah.

  • Mengelola atau menganalisis data yang diperoleh dari sistem penginderaan jauh untuk memperoleh hasil yang berarti.
  • Analisis data yang diperoleh dari pesawat terbang, satelit, atau platform berbasis darat, menggunakan perangkat lunak analisis statistik, perangkat lunak analisis gambar, atau Sistem Informasi Geografis (GIS).
  • Integrasikan sumber data geospasial lainnya ke dalam proyek.
  • Mengatur dan memelihara data geospasial dan dokumentasi terkait.
  • Kompilasi dan format data gambar untuk meningkatkan kegunaannya.
  • Menyiapkan atau menyampaikan laporan atau presentasi informasi proyek geospasial.
  • Diskusikan tujuan proyek, persyaratan peralatan, atau metodologi dengan kolega atau anggota tim.
  • Memproses citra udara atau satelit untuk menghasilkan produk seperti peta tutupan lahan.
  • Merancang atau menerapkan strategi untuk pengumpulan, analisis, atau tampilan data geografis.
  • Mengembangkan atau membangun database untuk penginderaan jauh atau informasi proyek geospasial terkait.
  • Kumpulkan data pendukung, seperti data survei iklim atau lapangan, untuk menguatkan analisis data penginderaan jauh.
  • Pantau kualitas operasi pengumpulan data penginderaan jauh untuk menentukan apakah perubahan prosedur atau peralatan diperlukan.
  • Melatih teknisi dalam penggunaan teknologi penginderaan jauh.
  • Menyiapkan atau memelihara sistem pengumpulan data penginderaan jauh.
  • Mengarahkan seluruh kegiatan yang berkaitan dengan implementasi, pengoperasian, atau peningkatan perangkat keras atau perangkat lunak penginderaan jauh.
  • Menghadiri pertemuan atau seminar atau membaca literatur terkini untuk mempertahankan pengetahuan tentang perkembangan di bidang penginderaan jauh.
  • Melakukan penelitian terhadap penerapan atau peningkatan teknologi penginderaan jauh.
  • Merekomendasikan akuisisi perangkat keras atau perangkat lunak penginderaan jauh yang baru.
  • Gunakan data penginderaan jauh untuk kegiatan pelacakan hutan atau karbon untuk menilai dampak perubahan lingkungan.
  • Kembangkan rutinitas otomatis untuk mengoreksi keberadaan artefak yang mendistorsi gambar, seperti vegetasi tanah.
  • Mengembangkan teknik analisis atau sistem sensor baru.
  • Berpartisipasi dalam kerja lapangan.
  • Menerapkan data atau teknik penginderaan jauh, seperti pemodelan air permukaan atau deteksi awan debu, untuk mengatasi masalah lingkungan.
  • Instalasi langsung atau pengujian perangkat keras atau perangkat lunak penginderaan jauh baru.

Jalur dan konteks karier

Pekerjaan ini berada pada zona persiapan cukup banyak karena membutuhkan kemampuan geospasial, ilmu lingkungan atau sumber daya, pemrosesan citra, statistik, pemrograman, manajemen data, dan komunikasi teknis. Perangkat yang relevan dapat mencakup Python, Bash, C, C++, C#, Docker, AWS, EC2, S3, Redshift, DynamoDB, CloudFormation, Hadoop, Hive, Kafka, Elasticsearch, JIRA, Ansible, dan perangkat grafis seperti Adobe Creative Cloud, di samping perangkat GIS dan analisis citra yang digunakan organisasi. Jalur karier dapat berkembang ke analis citra satelit, spesialis GIS, arsitek data geospasial, pengembang algoritme remote sensing, manajer proyek pemantauan lingkungan, pengembang sistem sensor, atau pemimpin tim yang mengarahkan implementasi perangkat keras dan perangkat lunak penginderaan jauh.

Konteks di Indonesia

Di Indonesia, penginderaan jauh sangat relevan karena wilayah kepulauan yang luas, tutupan hutan, pesisir, pertanian, perkotaan, kebencanaan, lahan gambut, perubahan penggunaan lahan, dan kebutuhan pemantauan wilayah yang sulit dijangkau. Pekerjaan ini dapat mendukung pemetaan tutupan lahan, pemantauan deforestasi atau karbon, pengamatan banjir dan kekeringan, perencanaan kota, pengelolaan pesisir, evaluasi proyek infrastruktur, serta analisis dampak lingkungan. Konteks lokal menuntut kemampuan menggabungkan citra satelit dengan data lapangan karena awan tropis, variasi musim, dan kondisi medan sering memengaruhi kualitas interpretasi. Peran ini juga penting untuk membuat hasil teknis dapat dimengerti oleh pemerintah, konsultan, perusahaan, peneliti, atau masyarakat yang membutuhkan informasi spasial untuk mengambil keputusan.

Aktivitas kerja utama

Bekerja dengan Komputer
Mengolah Informasi
Menganalisis Data atau Informasi
Memperoleh Informasi
Membuat Keputusan dan Memecahkan Masalah
Menafsirkan Makna Informasi untuk Orang Lain
Mendokumentasikan/Mencatat Informasi
Berkomunikasi dengan Atasan, Rekan Kerja, atau Bawahan
Memperbarui dan Menggunakan Pengetahuan yang Relevan
Berpikir Kreatif
Mengidentifikasi Objek, Tindakan, dan Peristiwa
Mengatur, Merencanakan, dan Memprioritaskan Pekerjaan

Keterampilan & kompetensi

Keterampilan

Pemahaman Bacaan
Berpikir Kritis
Mendengarkan Aktif
Berbicara
Menulis
Sains
Penilaian dan Pengambilan Keputusan
Pemecahan Masalah Kompleks

Pengetahuan

Geografi
Matematika
Komputer dan Elektronika
Teknik dan Teknologi
Bahasa Inggris
Fisika
Desain
Layanan Pelanggan dan Personal

Kemampuan

Penalaran Induktif
Penalaran Deduktif
Pemahaman Lisan
Pemahaman Tulisan
Ekspresi Tulisan
Ekspresi Lisan
Kepekaan Masalah
Penglihatan Dekat

Teknologi & alat

Perangkat lunak

🔥 Python🔥 Adobe Creative Cloud software🔥 Amazon DynamoDB🔥 Amazon Elastic Compute Cloud EC2🔥 Amazon Redshift🔥 Amazon Simple Storage Service S3🔥 Amazon Web Services AWS CloudFormation🔥 Amazon Web Services AWS software🔥 Ansible software🔥 Apache Hadoop🔥 Apache Hive🔥 Apache Kafka🔥 Atlassian JIRA🔥 Bash🔥 C🔥 C#🔥 C++🔥 Docker🔥 Elasticsearch🔥 Epic Systems

Alat & perlengkapan

Airborne imaging systemsAirfield lighting equipmentAnemometersDesktop computersDJI GS ProDoppler Rayleigh laser imaging ranging and detecting LIDAR systemsDroneDeployDroneLogbookFixed wing unmanned aerial vehicles UAVGlobal positioning system GPS devicesGround control targetsHyperspectral imaging equipment

Lingkungan kerja

Surel (E-Mail)
Setiap hari
Menghabiskan Waktu Berdiri
Kurang dari separuh waktu
Pentingnya Ketelitian atau Keakuratan
Luar biasa penting
Di Dalam Ruangan, Terkendali Lingkungannya
Setiap hari
Situasi Konflik
Setahun sekali atau lebih, tetapi tidak setiap bulan
Kebebasan Mengambil Keputusan
Sebagian kebebasan
Tempo Ditentukan oleh Kecepatan Peralatan
Tidak penting sama sekali
Kedekatan Fisik
Sedikit dekat (mis. kantor bersama)
Menghabiskan Waktu Duduk
Terus-menerus atau hampir terus-menerus
Bekerja dengan atau Berkontribusi pada Kelompok atau Tim Kerja
Sangat penting
Diskusi Tatap Muka dengan Individu dan dalam Tim
Seminggu sekali atau lebih, tetapi tidak setiap hari
Menentukan Tugas, Prioritas, dan Tujuan
Sebagian kebebasan

Pendidikan & pengalaman

Pendidikan
Sebagian besar pekerjaan ini memerlukan gelar sarjana (S1), meskipun ada yang tidak.
Pengalaman
Diperlukan keterampilan, pengetahuan, atau pengalaman kerja terkait dalam jumlah yang cukup banyak. Misalnya, seorang akuntan harus menyelesaikan pendidikan sarjana dan bekerja beberapa tahun di bidang akuntansi agar dianggap memenuhi syarat.
Pelatihan
Karyawan pada pekerjaan ini biasanya memerlukan beberapa tahun pengalaman kerja terkait, pelatihan kerja langsung, dan/atau pelatihan kejuruan.
Pelatihan Kerja Langsung
Lebih dari 6 bulan, hingga 1 tahun
Pelatihan di Tempat atau di Lokasi Kerja
Lebih dari 6 bulan, hingga 1 tahun
Pengalaman Kerja Terkait
Lebih dari 2 tahun, hingga 4 tahun
Tingkat Pendidikan yang Dibutuhkan
Sarjana (S1)

Pembelajaran terkait

Rekomendasi berdasarkan keterampilan dan teknologi yang terhubung dengan okupasi ini.

Lihat pembelajaran lainnya