Apa itu Asisten Terapis Fisik?
Membantu terapis fisik dalam memberikan penanganan dan prosedur terapi fisik. Sesuai undang-undang negara bagian, dapat membantu penyusunan rencana penanganan, menjalankan fungsi rutin, mendokumentasikan kemajuan penanganan, dan memodifikasi penanganan tertentu sesuai status pasien dan dalam lingkup rencana penanganan yang ditetapkan oleh terapis fisik. Umumnya memerlukan pelatihan formal.
Pekerjaan ini biasanya melibatkan penggunaan keterampilan komunikasi dan organisasi untuk mengoordinasikan, menyupervisi, mengelola, atau melatih orang lain demi mencapai tujuan. Contohnya teknisi listrik, penata letak (desktop publisher), teknisi pertanian, penata rambut, juru transkripsi sidang, dan asisten medis.
Kerja harian
- Instruksikan, motivasi, jaga, dan bantu pasien saat mereka melakukan latihan atau aktivitas fungsional.
- Dokumentasikan informasi pasien, seperti catatan kemajuan mereka.
- Amati pasien selama perawatan untuk mengumpulkan dan mengevaluasi data mengenai respons dan kemajuan mereka serta memberikan hasilnya kepada ahli terapi fisik secara langsung atau melalui catatan kemajuan.
- Anjurkan pasien tentang mekanisme tubuh yang benar dan cara meningkatkan mobilitas fungsional, seperti olahraga akuatik.
- Amankan pasien ke dalam atau ke peralatan terapi.
- Berunding dengan staf terapi fisik atau orang lain untuk mendiskusikan dan mengevaluasi informasi pasien untuk merencanakan, memodifikasi, atau mengoordinasikan perawatan.
- Berikan latihan terapi manual aktif atau pasif, pijat terapeutik, terapi fisik akuatik, atau perawatan modalitas panas, cahaya, suara, atau listrik, seperti USG.
- Mengangkut pasien ke dan dari area perawatan, mengangkat dan memindahkan mereka sesuai dengan persyaratan posisi.
- Bersihkan area kerja dan periksa serta simpan peralatan setelah perawatan.
- Berkomunikasi dengan atau menginstruksikan perawat atau anggota keluarga tentang aktivitas terapeutik pasien atau rencana perawatan.
- Ukur rentang gerak sendi, bagian tubuh, atau tanda-tanda vital pasien untuk menentukan efek pengobatan atau untuk evaluasi pasien.
- Latih pasien dalam penggunaan kawat gigi ortopedi, prostesis, atau perangkat pendukung.
- Memantau pengoperasian peralatan dan mencatat penggunaan peralatan dan administrasi pengobatan.
- Siapkan area perawatan dan peralatan elektroterapi untuk digunakan oleh fisioterapis.
- Berikan traksi untuk meredakan nyeri leher atau punggung, menggunakan peralatan traksi intermiten atau statis.
- Bantu pasien untuk berpakaian, menanggalkan pakaian, atau memakai dan melepas perangkat pendukung, seperti kawat gigi, belat, atau gendongan.
- Menghadiri atau melakukan kursus pendidikan berkelanjutan, seminar, atau kegiatan dalam jabatan.
- Cocokkan pasien dengan kawat gigi ortopedi, prostesis, atau perangkat pendukung, seperti kruk.
- Lakukan drainase postural, perkusi, atau getaran atau ajarkan latihan pernapasan dalam untuk mengatasi kondisi pernapasan.
- Melakukan tugas administrasi, seperti melakukan inventarisasi, memesan persediaan, menjawab telepon, menerima pesan, atau mengisi formulir.
- Melakukan terapi perawatan luka.
Aktivitas kerja utama
Keterampilan & kompetensi
Keterampilan
Pengetahuan
Kemampuan
Teknologi & alat
Perangkat lunak
Alat & perlengkapan
Lingkungan kerja
Pendidikan & pengalaman
- Pendidikan
- Sebagian besar pekerjaan di zona ini memerlukan pendidikan di sekolah kejuruan (SMK), pengalaman kerja terkait, atau diploma (D1–D3).
- Pengalaman
- Keterampilan, pengetahuan, atau pengalaman kerja sebelumnya diperlukan untuk pekerjaan ini. Misalnya, seorang teknisi listrik harus menyelesaikan tiga atau empat tahun pemagangan atau beberapa tahun pelatihan kejuruan, dan sering kali harus lulus ujian sertifikasi, untuk dapat menjalankan pekerjaannya.
- Pelatihan
- Karyawan pada pekerjaan ini biasanya memerlukan satu atau dua tahun pelatihan yang mencakup pengalaman kerja langsung dan pelatihan informal bersama pekerja berpengalaman. Program pemagangan resmi dapat dikaitkan dengan pekerjaan ini.