Apa itu Asisten Dokter (Physician Assistant)?
Asisten Dokter (Physician Assistant) memberikan layanan kesehatan yang biasanya dilakukan oleh dokter di bawah pengawasan dokter. Peran ini dapat melakukan pemeriksaan fisik, memberi penanganan, konseling pasien, mengelola tes diagnostik, dan dalam beberapa konteks meresepkan terapi atau obat dengan persetujuan dokter.
Pekerjaan ini menuntut pengetahuan kedokteran, biologi, psikologi, terapi dan konseling, layanan pelanggan, serta kemampuan mengambil keputusan berdasarkan kondisi pasien.
Kerja harian
Aktivitas harian mencakup memeriksa pasien, memperoleh dan mencatat riwayat kesehatan, catatan perkembangan, dan hasil pemeriksaan fisik, membuat diagnosis tentatif, menafsirkan hasil tes, serta mengelola atau memesan pemeriksaan seperti x-ray, EKG, atau tes laboratorium.
Peran ini juga dapat memberikan konseling tentang rejimen terapi, perkembangan normal, keluarga berencana, masalah emosional, dan pemeliharaan kesehatan, serta melakukan prosedur terapeutik seperti penyuntikan, imunisasi, perawatan luka, dan penatalaksanaan infeksi sesuai arahan dan konteks kerja.
- Membuat diagnosis tentatif dan keputusan tentang manajemen dan pengobatan pasien.
- Periksa pasien untuk memperoleh informasi tentang kondisi fisiknya.
- Menafsirkan hasil tes diagnostik untuk penyimpangan dari normal.
- Memperoleh, menyusun, dan mencatat data medis pasien, termasuk riwayat kesehatan, catatan perkembangan, dan hasil pemeriksaan fisik.
- Meresepkan terapi atau pengobatan dengan persetujuan dokter.
- Mengelola atau memesan tes diagnostik, seperti x-ray, elektrokardiogram, dan tes laboratorium.
- Instruksikan dan konseling pasien tentang rejimen terapi yang ditentukan, pertumbuhan dan perkembangan normal, keluarga berencana, masalah emosional dalam kehidupan sehari-hari, dan pemeliharaan kesehatan.
- Melakukan prosedur terapeutik, seperti penyuntikan, imunisasi, penjahitan dan perawatan luka, serta penatalaksanaan infeksi.
- Kunjungi dan amati pasien saat berkeliling rumah sakit atau menelepon ke rumah, memperbarui grafik, memesan terapi, dan melaporkan kembali ke dokter.
- Memberikan bantuan kepada dokter selama pembedahan atau prosedur medis yang rumit.
- Mengawasi dan mengkoordinasikan kegiatan teknisi dan asisten teknis.
- Memesan perlengkapan dan peralatan medis dan laboratorium.
Jalur dan konteks karier
Okupasi ini berada pada Zona Pekerjaan Lima. Data menunjukkan kebutuhan magister, program pendidikan terakreditasi dalam deskripsi, serta kompetensi kuat pada kedokteran, biologi, bahasa Inggris, psikologi, terapi dan konseling, layanan pelanggan, pemahaman lisan, penalaran induktif, dan kepekaan masalah.
Minatnya sosial, investigatif, dan konvensional. Gaya kerja penting meliputi kepedulian terhadap orang lain, perhatian terhadap detail, integritas, keandalan, kerja sama, toleransi terhadap stres, dan pemikiran analitis.
Konteks di Indonesia
Di Indonesia, istilah Physician Assistant tidak selalu dipakai sama seperti di negara lain. Halaman ini sebaiknya dibaca sebagai deskripsi okupasi internasional yang membantu dokter dalam layanan klinis di bawah pengawasan, bukan penyamaan langsung dengan satu jabatan lokal tertentu.
Fokusnya adalah pemeriksaan, pencatatan, interpretasi hasil, konseling, dukungan terapi, dan koordinasi perawatan sesuai struktur fasilitas kesehatan dan arahan dokter.
Aktivitas kerja utama
Keterampilan & kompetensi
Keterampilan
Pengetahuan
Kemampuan
Teknologi & alat
Perangkat lunak
Alat & perlengkapan
Lingkungan kerja
Pendidikan & pengalaman
- Pendidikan
- Sebagian besar pekerjaan ini memerlukan pendidikan pascasarjana. Misalnya, mungkin memerlukan gelar magister (S2), dan sebagian memerlukan gelar doktor (S3), dokter, atau sarjana hukum.
- Pengalaman
- Diperlukan keterampilan, pengetahuan, dan pengalaman yang ekstensif untuk pekerjaan ini. Banyak yang memerlukan pengalaman lebih dari lima tahun. Misalnya, seorang dokter bedah harus menyelesaikan pendidikan sarjana dan tambahan lima hingga tujuh tahun pelatihan medis khusus agar dapat menjalankan pekerjaannya.
- Pelatihan
- Karyawan mungkin memerlukan sedikit pelatihan kerja langsung, tetapi sebagian besar pekerjaan ini mengasumsikan bahwa orang tersebut telah memiliki keterampilan, pengetahuan, pengalaman kerja terkait, dan/atau pelatihan yang diperlukan.
Pembelajaran terkait
Rekomendasi berdasarkan keterampilan dan teknologi yang terhubung dengan okupasi ini.