Apa itu Teknisi Teknik Tata Suara?
Merakit dan mengoperasikan peralatan untuk merekam, menyinkronkan, mencampur, menyunting, atau mereproduksi suara, termasuk musik, vokal, atau efek suara, untuk teater, video, film, televisi, podcast, acara olahraga, dan produksi lainnya.
Pekerjaan ini biasanya melibatkan penggunaan keterampilan komunikasi dan organisasi untuk mengoordinasikan, menyupervisi, mengelola, atau melatih orang lain demi mencapai tujuan. Contohnya teknisi listrik, penata letak (desktop publisher), teknisi pertanian, penata rambut, juru transkripsi sidang, dan asisten medis.
Kerja harian
- Merekam ucapan, musik, dan suara lainnya pada media perekam, dengan menggunakan alat perekam.
- Berunding dengan produser, pemain, dan pihak lain untuk menentukan dan mencapai suara yang diinginkan untuk suatu produksi, seperti rekaman musik atau film.
- Pisahkan instrumen, vokal, dan suara lainnya, dan gabungkan suara selama tahap pencampuran atau pascaproduksi.
- Mengatur tingkat volume dan kualitas suara selama sesi perekaman, menggunakan konsol kontrol.
- Siapkan, uji, dan sesuaikan peralatan rekaman untuk sesi rekaman dan pertunjukan live.
- Bersiaplah untuk sesi rekaman dengan melakukan aktivitas seperti memilih dan mengatur mikrofon.
- Simpan log rekaman.
- Campur dan edit suara, musik, dan efek suara yang direkam untuk pertunjukan langsung dan acara yang direkam sebelumnya, menggunakan papan pencampur suara.
- Sinkronkan dan setarakan dialog, musik, dan efek suara yang direkam sebelumnya dengan aksi visual film atau produksi televisi, menggunakan konsol kontrol.
- Mereproduksi dan menggandakan rekaman suara dari media rekaman asli, menggunakan peralatan pengeditan dan duplikasi suara.
- Laporkan masalah peralatan dan pastikan perbaikan yang diperlukan telah dilakukan.
- Meruntuhkan peralatan setelah acara selesai.
- Ubah rekaman video dan audio menjadi format digital untuk diedit atau diarsipkan.
- Buat program antarmuka digital alat musik untuk proyek musik, iklan, atau pascaproduksi film.
Aktivitas kerja utama
Keterampilan & kompetensi
Keterampilan
Pengetahuan
Kemampuan
Teknologi & alat
Perangkat lunak
Alat & perlengkapan
Lingkungan kerja
Pendidikan & pengalaman
- Pendidikan
- Sebagian besar pekerjaan di zona ini memerlukan pendidikan di sekolah kejuruan (SMK), pengalaman kerja terkait, atau diploma (D1–D3).
- Pengalaman
- Keterampilan, pengetahuan, atau pengalaman kerja sebelumnya diperlukan untuk pekerjaan ini. Misalnya, seorang teknisi listrik harus menyelesaikan tiga atau empat tahun pemagangan atau beberapa tahun pelatihan kejuruan, dan sering kali harus lulus ujian sertifikasi, untuk dapat menjalankan pekerjaannya.
- Pelatihan
- Karyawan pada pekerjaan ini biasanya memerlukan satu atau dua tahun pelatihan yang mencakup pengalaman kerja langsung dan pelatihan informal bersama pekerja berpengalaman. Program pemagangan resmi dapat dikaitkan dengan pekerjaan ini.