Skip to content
TM

Teknolog Medis Oftalmik

Membantu dokter spesialis mata dengan melaksanakan fungsi klinis oftalmik dan fotografi oftalmik.

Zona 3RealistisInvestigatifKonvensional
Zona pekerjaan
Zona Pekerjaan Tiga: Perlu Persiapan Menengah
Minat (RIASEC)
Realistis, Investigatif, Konvensional
Keterampilan utama
Mendengarkan Aktif, Berbicara, Kepekaan Sosial
Pendidikan
Sebagian besar pekerjaan di zona ini memerlukan pendidikan di sekolah kejuruan (SMK), pengalaman kerja terkait, atau diploma (D1–D3).

Apa itu Teknolog Medis Oftalmik?

Membantu dokter spesialis mata dengan melaksanakan fungsi klinis oftalmik dan fotografi oftalmik. Memberikan instruksi dan pengawasan kepada personel oftalmik lainnya. Membantu prosedur bedah minor, menerapkan teknik aseptik dan menyiapkan instrumen. Dapat melakukan pemeriksaan mata, memberikan obat mata, dan memberi instruksi kepada pasien tentang perawatan dan penggunaan lensa korektif.

Pekerjaan ini biasanya melibatkan penggunaan keterampilan komunikasi dan organisasi untuk mengoordinasikan, menyupervisi, mengelola, atau melatih orang lain demi mencapai tujuan. Contohnya teknisi listrik, penata letak (desktop publisher), teknisi pertanian, penata rambut, juru transkripsi sidang, dan asisten medis.

Kerja harian

  • Lakukan tes tonometri atau tonografi untuk mengukur tekanan intraokular.
  • Mengambil dan mendokumentasikan riwayat kesehatan pasien.
  • Lakukan pengukuran anatomi atau fungsional mata, seperti pengukuran panjang aksial, mata atau jaringan di sekitarnya.
  • Ukur ketajaman penglihatan, termasuk ketajaman penglihatan dekat, jarak jauh, lubang jarum, atau dinamis, menggunakan tes yang sesuai.
  • Berikan obat mata atau oral topikal.
  • Lakukan prosedur biomikroskopi lampu celah untuk mendiagnosis gangguan pada mata, seperti retinitis, presbiopia, katarak, atau ablasi retina.
  • Hitung koreksi kesalahan refraksi.
  • Ukur dan catat kekuatan lensa menggunakan lensometer.
  • Kumpulkan pengukuran oftalmik atau informasi diagnostik lainnya, menggunakan peralatan ultrasonografi, seperti biometri ultrasonografi A-scan atau peralatan ultrasonografi B-scan.
  • Lakukan triase oftalmik, di kantor atau melalui telepon, untuk menilai tingkat keparahan kondisi pasien.
  • Bersihkan atau sterilkan instrumen mata atau bedah.
  • Mendidik pasien tentang prosedur medis oftalmik, kondisi mata, dan penggunaan obat yang tepat.
  • Lakukan tes motilitas mata untuk mengukur fungsi otot mata.
  • Kaji kondisi refraksi mata dengan menggunakan retinoskop.
  • Lakukan tes lapangan visual untuk mengukur bidang penglihatan.
  • Buat gambar tiga dimensi mata, menggunakan computerized tomography (CT).
  • Ukur ketebalan kornea menggunakan pachymeter atau metode USG kontak.
  • Ukur kelengkungan kornea dengan keratometer atau oftalmometer untuk membantu diagnosis kondisi, seperti astigmatisme.
  • Membantu dokter dalam melakukan prosedur oftalmik, termasuk pembedahan.
  • Ukur ketebalan saraf retinal, menggunakan teknik pemindaian laser polarimetri untuk membantu diagnosis glaukoma.
  • Awasi atau instruksikan staf oftalmik.
  • Lakukan angiografi fluorescein pada mata.
  • Foto area mata pasien, menggunakan teknik fotografi klinis, untuk mendokumentasikan kerusakan retina atau kornea.
  • Memelihara instrumen atau peralatan oftalmik.
  • Melakukan tes, seperti tes Amsler Grid, untuk mengukur lapang pandang sentral yang digunakan dalam diagnosis dini degenerasi makula, glaukoma, atau penyakit mata.
  • Lakukan tes disparitas binokular untuk menilai persepsi kedalaman.
  • Menilai kelainan penglihatan warna, seperti ambliopia.
  • Hubungi pasien untuk menanyakan status atau pemulihan pasca operasi mereka.
  • Anjurkan pasien dalam perawatan dan penggunaan lensa kontak.
  • Lakukan tes kebutaan low vision.
  • Lakukan prosedur mata tingkat lanjut, termasuk prosedur elektrofisiologi, elektrofisika, atau mikroba.

Aktivitas kerja utama

Mendokumentasikan/Mencatat Informasi
Memperoleh Informasi
Membantu dan Merawat Orang Lain
Tampil untuk atau Bekerja Langsung dengan Publik
Bekerja dengan Komputer
Berkomunikasi dengan Atasan, Rekan Kerja, atau Bawahan
Membangun dan Menjaga Hubungan Antarpribadi
Memperbarui dan Menggunakan Pengetahuan yang Relevan
Membuat Keputusan dan Memecahkan Masalah
Mengidentifikasi Objek, Tindakan, dan Peristiwa
Melatih dan Mengajar Orang Lain
Membina dan Mengembangkan Orang Lain

Keterampilan & kompetensi

Keterampilan

Mendengarkan Aktif
Berbicara
Kepekaan Sosial
Orientasi Pelayanan
Berpikir Kritis
Pemahaman Bacaan
Memberi Instruksi
Menulis

Pengetahuan

Layanan Pelanggan dan Personal
Kedokteran dan Kedokteran Gigi
Bahasa Inggris
Pendidikan dan Pelatihan
Matematika
Administrasi
Administrasi dan Manajemen
Komputer dan Elektronika

Kemampuan

Ekspresi Lisan
Penglihatan Dekat
Pemahaman Lisan
Kepekaan Masalah
Kejelasan Bicara
Pengenalan Ucapan
Pemahaman Tulisan
Ekspresi Tulisan

Teknologi & alat

Perangkat lunak

🔥 Autodesk AutoCAD🔥 JavaScript🔥 Microsoft Excel🔥 Microsoft Office software🔥 Microsoft Outlook🔥 Microsoft Word🔥 SAP softwareAcuityProComputer aided design and drafting CADD softwareEmail softwareEyeMD EMR Healthcare Systems EyeMD EMRezChartWriterHypertext preprocessor PHPiChartPlusMedflow CompleteMediPro Medisoft ClinicalMicrosoft operating systemNaviNet OpenWeb browser softwareWord processing software

Alat & perlengkapan

A-scan biometersAmsler gridsAutomated lensometersAutorefractorsB-Scan biometersBio-microscopesBrightness acuity testersColor blindness testsCorneal pachymetersCorneal topographersDigital pupillometersElectroretinogram equipment

Lingkungan kerja

Di Dalam Ruangan, Terkendali Lingkungannya
Setiap hari
Diskusi Tatap Muka dengan Individu dan dalam Tim
Setiap hari
Tempo Ditentukan oleh Kecepatan Peralatan
Tidak penting sama sekali
Kontak dengan Orang Lain
Kontak terus-menerus dengan orang lain
Bekerja dengan atau Berkontribusi pada Kelompok atau Tim Kerja
Luar biasa penting
Percakapan Telepon
Setiap hari
Frekuensi Pengambilan Keputusan
Setiap hari
Menghabiskan Waktu Berdiri
Sekitar separuh waktu
Menghadapi Orang yang Kasar atau Agresif Secara Fisik
Setahun sekali atau lebih, tetapi tidak setiap bulan
Surel (E-Mail)
Setiap hari
Berurusan dengan Pelanggan Eksternal atau Masyarakat Umum
Luar biasa penting
Tingkat Otomatisasi
Cukup terotomatisasi

Pendidikan & pengalaman

Pendidikan
Sebagian besar pekerjaan di zona ini memerlukan pendidikan di sekolah kejuruan (SMK), pengalaman kerja terkait, atau diploma (D1–D3).
Pengalaman
Keterampilan, pengetahuan, atau pengalaman kerja sebelumnya diperlukan untuk pekerjaan ini. Misalnya, seorang teknisi listrik harus menyelesaikan tiga atau empat tahun pemagangan atau beberapa tahun pelatihan kejuruan, dan sering kali harus lulus ujian sertifikasi, untuk dapat menjalankan pekerjaannya.
Pelatihan
Karyawan pada pekerjaan ini biasanya memerlukan satu atau dua tahun pelatihan yang mencakup pengalaman kerja langsung dan pelatihan informal bersama pekerja berpengalaman. Program pemagangan resmi dapat dikaitkan dengan pekerjaan ini.
Pelatihan Kerja Langsung
Lebih dari 1 bulan, hingga 3 bulan
Pelatihan di Tempat atau di Lokasi Kerja
Tidak ada
Pengalaman Kerja Terkait
Lebih dari 1 tahun, hingga 2 tahun
Tingkat Pendidikan yang Dibutuhkan
Ijazah SMA/sederajat