Apa itu Teknolog Pencitraan Resonansi Magnetik (MRI)?
Mengoperasikan pemindai Pencitraan Resonansi Magnetik (MRI). Memantau keselamatan dan kenyamanan pasien, serta melihat gambar area yang dipindai untuk memastikan kualitas gambar. Dapat memberikan dosis kontras gadolinium secara intravena. Dapat mewawancarai pasien, menjelaskan prosedur MRI, dan memosisikan pasien di meja pemeriksaan. Dapat memasukkan data ke komputer seperti riwayat pasien, area anatomi yang akan dipindai, orientasi yang ditentukan, dan posisi masuk.
Pekerjaan ini biasanya melibatkan penggunaan keterampilan komunikasi dan organisasi untuk mengoordinasikan, menyupervisi, mengelola, atau melatih orang lain demi mencapai tujuan. Contohnya teknisi listrik, penata letak (desktop publisher), teknisi pertanian, penata rambut, juru transkripsi sidang, dan asisten medis.
Kerja harian
- Melakukan wawancara skrining terhadap pasien untuk mengidentifikasi kontraindikasi, seperti benda besi, kehamilan, katup jantung prostetik, alat pacu jantung, atau tato.
- Tinjau perintah dokter untuk mengonfirmasi pemeriksaan yang ditentukan.
- Pilih teknik pencitraan atau kumparan yang sesuai untuk menghasilkan gambar yang diperlukan.
- Mengoperasikan pemindai magnetic resonance imaging (MRI).
- Sediakan headphone atau penutup telinga kepada pasien untuk meningkatkan kenyamanan dan mengurangi kebisingan yang tidak menyenangkan.
- Tempatkan dan kencangkan pemindai pencitraan resonansi magnetik (MRI) portabel kecil di bagian tubuh yang akan dicitrakan, seperti lengan, kaki, atau kepala.
- Posisikan pasien pada buaian, pasang alat imobilisasi, jika diperlukan, untuk memastikan penempatan yang tepat untuk pencitraan.
- Ambil riwayat medis singkat dari pasien.
- Periksa kualitas gambar, menggunakan peralatan pemindai resonansi magnetik dan kamera laser.
- Suntikkan pewarna kontras secara intravena, seperti kontras gadolinium, sesuai dengan ruang lingkup praktik.
- Uji peralatan magnetic resonance imaging (MRI) untuk memastikan fungsi dan kinerja yang benar sesuai dengan spesifikasi.
- Buat salinan cadangan gambar dengan mentransfer gambar dari disk ke media penyimpanan atau stasiun kerja.
- Instruksikan staf medis atau pelajar tentang prosedur atau pengoperasian peralatan magnetic resonance imaging (MRI).
- Jelaskan prosedur pencitraan resonansi magnetik (MRI) kepada pasien, perwakilan pasien, atau anggota keluarga.
- Tulis laporan atau catatan untuk merangkum prosedur atau hasil pengujian untuk dokter atau profesional medis lainnya.
- Menghibur pasien selama pemeriksaan, atau meminta obat penenang atau obat lain dari dokter untuk pasien dengan kecemasan atau klaustrofobia.
- Kalibrasi konsol pencitraan resonansi magnetik (MRI) atau perangkat keras periferal.
- Memecahkan masalah teknis terkait pemindai pencitraan resonansi magnetik (MRI) atau peralatan periferal, seperti monitor atau kumparan.
- Hubungkan kabel fisiologis ke unit kontrol akuisisi fisiologis (PAC).
- Pasangkan kabel pemantau fisiologis pada jari pasien, dada, pinggang, atau bagian tubuh lainnya.
- Mengoperasikan sistem optik untuk menangkap gambar pencitraan resonansi magnetik (MRI) dinamis, seperti pencitraan otak fungsional, pelacakan gerak organ secara real-time, atau visualisasi anatomi dan lintasan muskuloskeletal.
- Melakukan inventarisasi untuk menjaga stok perbekalan klinis.
- Mengembangkan atau memproduksi rekaman film gambar resonansi magnetik.
- Jadwalkan janji temu untuk subjek penelitian atau pasien klinis.
Aktivitas kerja utama
Keterampilan & kompetensi
Keterampilan
Pengetahuan
Kemampuan
Teknologi & alat
Perangkat lunak
Alat & perlengkapan
Lingkungan kerja
Pendidikan & pengalaman
- Pendidikan
- Sebagian besar pekerjaan di zona ini memerlukan pendidikan di sekolah kejuruan (SMK), pengalaman kerja terkait, atau diploma (D1–D3).
- Pengalaman
- Keterampilan, pengetahuan, atau pengalaman kerja sebelumnya diperlukan untuk pekerjaan ini. Misalnya, seorang teknisi listrik harus menyelesaikan tiga atau empat tahun pemagangan atau beberapa tahun pelatihan kejuruan, dan sering kali harus lulus ujian sertifikasi, untuk dapat menjalankan pekerjaannya.
- Pelatihan
- Karyawan pada pekerjaan ini biasanya memerlukan satu atau dua tahun pelatihan yang mencakup pengalaman kerja langsung dan pelatihan informal bersama pekerja berpengalaman. Program pemagangan resmi dapat dikaitkan dengan pekerjaan ini.