Apa itu Dokter Kedokteran Preventif?
Menerapkan pengetahuan kedokteran preventif umum dan isu kesehatan masyarakat untuk mempromosikan layanan kesehatan kepada kelompok atau individu, serta membantu pencegahan atau pengurangan risiko penyakit, cedera, disabilitas, atau kematian. Dapat menjalankan kedokteran berbasis populasi atau mendiagnosis dan menangani pasien dalam konteks promosi kesehatan klinis dan pencegahan penyakit.
Pekerjaan ini sering melibatkan kegiatan mengoordinasikan, melatih, menyupervisi, atau mengelola aktivitas orang lain demi mencapai tujuan. Diperlukan keterampilan komunikasi dan organisasi yang sangat tinggi. Contohnya apoteker, pengacara, astronom, ahli biologi, rohaniwan, asisten dokter, dan dokter hewan.
Kerja harian
- Mengarahkan atau mengelola program pencegahan di bidang khusus seperti dirgantara, pekerjaan, penyakit menular, dan pengobatan lingkungan.
- Dokumentasikan atau tinjau riwayat pasien secara komprehensif dengan penekanan pada risiko pekerjaan atau lingkungan.
- Mengawasi atau mengoordinasikan pekerjaan dokter, perawat, ahli statistik, atau anggota staf profesional lainnya.
- Identifikasi kelompok yang berisiko terkena penyakit atau cedera tertentu yang dapat dicegah.
- Rancang atau gunakan alat pengawasan, seperti pemeriksaan, laporan laboratorium, dan catatan penting, untuk mengidentifikasi risiko kesehatan.
- Melakukan investigasi epidemiologi penyakit akut dan kronis.
- Mengevaluasi efektivitas langkah-langkah pengurangan risiko yang ditentukan atau intervensi lainnya.
- Program pendidikan kesehatan masyarakat langsung yang membahas topik-topik seperti penyakit yang dapat dicegah, cedera, nutrisi, sanitasi layanan makanan, keamanan pasokan air, pembuangan limbah dan limbah, pengendalian serangga, dan imunisasi.
- Memberikan informasi tentang potensi bahaya kesehatan dan kemungkinan intervensi kepada media, masyarakat, profesional kesehatan lainnya, atau otoritas kesehatan lokal, negara bagian, dan federal.
- Ajari atau latih staf medis mengenai masalah pengobatan pencegahan.
- Mengkoordinasikan atau mengintegrasikan sumber daya lembaga layanan kesehatan, lembaga layanan sosial, pekerja keselamatan publik, atau organisasi lain untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.
- Menyiapkan laporan kesehatan preventif, termasuk deskripsi masalah, analisis, solusi alternatif, dan rekomendasi.
- Merancang, menerapkan, atau mengevaluasi sistem pemberian layanan kesehatan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat sasaran.
- Mengembangkan atau menerapkan intervensi untuk mengatasi penyebab perilaku penyakit.
- Menyampaikan presentasi kepada audiens awam atau profesional.
Aktivitas kerja utama
Keterampilan & kompetensi
Keterampilan
Pengetahuan
Kemampuan
Teknologi & alat
Perangkat lunak
Alat & perlengkapan
Lingkungan kerja
Pendidikan & pengalaman
- Pendidikan
- Sebagian besar pekerjaan ini memerlukan pendidikan pascasarjana. Misalnya, mungkin memerlukan gelar magister (S2), dan sebagian memerlukan gelar doktor (S3), dokter, atau sarjana hukum.
- Pengalaman
- Diperlukan keterampilan, pengetahuan, dan pengalaman yang ekstensif untuk pekerjaan ini. Banyak yang memerlukan pengalaman lebih dari lima tahun. Misalnya, seorang dokter bedah harus menyelesaikan pendidikan sarjana dan tambahan lima hingga tujuh tahun pelatihan medis khusus agar dapat menjalankan pekerjaannya.
- Pelatihan
- Karyawan mungkin memerlukan sedikit pelatihan kerja langsung, tetapi sebagian besar pekerjaan ini mengasumsikan bahwa orang tersebut telah memiliki keterampilan, pengetahuan, pengalaman kerja terkait, dan/atau pelatihan yang diperlukan.