Apa itu Hidrolog?
Meneliti distribusi, sirkulasi, dan sifat fisik air bawah tanah dan air permukaan; serta mempelajari bentuk dan intensitas presipitasi dan laju infiltrasinya ke dalam tanah, pergerakannya melalui bumi, dan kembalinya ke samudra dan atmosfer.
Pekerjaan ini sering melibatkan kegiatan mengoordinasikan, melatih, menyupervisi, atau mengelola aktivitas orang lain demi mencapai tujuan. Diperlukan keterampilan komunikasi dan organisasi yang sangat tinggi. Contohnya apoteker, pengacara, astronom, ahli biologi, rohaniwan, asisten dokter, dan dokter hewan.
Kerja harian
- Menyiapkan laporan tertulis dan lisan yang menjelaskan hasil penelitian, menggunakan ilustrasi, peta, lampiran, dan informasi lainnya.
- Merancang dan melakukan penyelidikan hidrogeologi ilmiah untuk memastikan bahwa informasi yang akurat dan tepat tersedia untuk digunakan dalam pengambilan keputusan pengelolaan sumber daya air.
- Mengukur dan membuat grafik fenomena seperti ketinggian danau, aliran sungai, dan perubahan volume air.
- Melakukan penelitian dan mengkomunikasikan informasi untuk mempromosikan konservasi dan pelestarian sumber daya air.
- Mengkoordinasikan dan mengawasi pekerjaan staf profesional dan teknis, termasuk asisten peneliti, teknolog, dan teknisi.
- Pelajari masalah pasokan air publik, termasuk risiko banjir dan kekeringan, kualitas air, air limbah, dan dampak terhadap habitat lahan basah.
- Menerapkan temuan penelitian untuk membantu meminimalkan dampak lingkungan akibat polusi, penyakit yang ditularkan melalui air, erosi, dan sedimentasi.
- Mempelajari dan mendokumentasikan kuantitas, distribusi, disposisi, dan perkembangan air bawah tanah dan permukaan.
- Memasang, memelihara, dan mengkalibrasi instrumen seperti yang memantau ketinggian air, curah hujan, dan sedimen.
- Mengembangkan model komputer untuk prediksi hidrologi.
- Mempelajari dan menganalisis aspek fisik bumi dari segi komponen hidrologi, termasuk atmosfer, hidrosfer, dan struktur interior.
- Mengevaluasi data penelitian dalam kaitannya dengan dampaknya terhadap isu-isu seperti konservasi tanah dan air, perencanaan pengendalian banjir, dan perkiraan pasokan air.
- Mengumpulkan dan menganalisis sampel air sebagai bagian dari investigasi lapangan atau untuk memvalidasi data dari monitor otomatis.
- Mempersiapkan evaluasi hidrogeologi dari lokasi limbah berbahaya yang diketahui atau diduga, serta fasilitas pengolahan lahan dan tempat pemberian pakan.
- Mengevaluasi data dan memberikan rekomendasi mengenai kelayakan proyek kota, seperti pembangkit listrik tenaga air, sistem irigasi, sistem peringatan banjir, dan fasilitas pengolahan limbah.
- Mengembangkan atau memodifikasi metode untuk melakukan studi hidrologi.
- Tinjau permohonan untuk rencana lokasi dan izin dan rekomendasikan persetujuan, penolakan, modifikasi, atau tindakan investigasi lebih lanjut.
- Memantau pekerjaan kontraktor sumur, penggerek eksplorasi, dan insinyur serta menegakkan aturan mengenai aktivitas mereka.
- Jawab pertanyaan dan berikan bantuan teknis dan informasi kepada kontraktor atau masyarakat mengenai isu-isu seperti pengeboran sumur, persyaratan kode, hidrologi, dan geologi.
- Selidiki properti, asal usul, dan aktivitas gletser, es, salju, dan lapisan es.
- Melakukan penilaian iklim jangka pendek dan jangka panjang dan mempelajari kejadian badai.
- Menyelidiki keluhan atau konflik yang berkaitan dengan perubahan perairan umum, mengumpulkan informasi, merekomendasikan alternatif, memberi tahu peserta tentang kemajuan yang dicapai, dan menyiapkan rancangan perintah.
- Merancang pekerjaan sipil yang terkait dengan kegiatan hidrografi dan mengawasi konstruksi, pemasangan, dan pemeliharaannya.
- Mengelola program yang dirancang untuk memastikan penutupan sumur yang terbengkalai dengan baik.
- Mengumpulkan dan mengevaluasi informasi hidrologi untuk menyiapkan grafik dan peta navigasi dan untuk memprediksi kondisi atmosfer.
Aktivitas kerja utama
Keterampilan & kompetensi
Keterampilan
Pengetahuan
Kemampuan
Teknologi & alat
Perangkat lunak
Alat & perlengkapan
Lingkungan kerja
Pendidikan & pengalaman
- Pendidikan
- Sebagian besar pekerjaan ini memerlukan pendidikan pascasarjana. Misalnya, mungkin memerlukan gelar magister (S2), dan sebagian memerlukan gelar doktor (S3), dokter, atau sarjana hukum.
- Pengalaman
- Diperlukan keterampilan, pengetahuan, dan pengalaman yang ekstensif untuk pekerjaan ini. Banyak yang memerlukan pengalaman lebih dari lima tahun. Misalnya, seorang dokter bedah harus menyelesaikan pendidikan sarjana dan tambahan lima hingga tujuh tahun pelatihan medis khusus agar dapat menjalankan pekerjaannya.
- Pelatihan
- Karyawan mungkin memerlukan sedikit pelatihan kerja langsung, tetapi sebagian besar pekerjaan ini mengasumsikan bahwa orang tersebut telah memiliki keterampilan, pengetahuan, pengalaman kerja terkait, dan/atau pelatihan yang diperlukan.