Apa itu Analis Kebijakan Perubahan Iklim?
Analis Kebijakan Perubahan Iklim meneliti dan menganalisis perkembangan kebijakan yang terkait dengan perubahan iklim. Peran ini memberi rekomendasi untuk tindakan seperti legislasi, kampanye kesadaran, mitigasi iklim, pengelolaan lingkungan, atau pendekatan penggalangan dana.
Pekerjaan ini berpusat pada riset, penulisan, analisis kebijakan, dan komunikasi dengan pemangku kepentingan. Analis perlu membaca studi iklim, menyaring temuan penelitian, memahami energi terbarukan dan efisiensi energi, lalu menerjemahkannya menjadi laporan atau rekomendasi yang dapat dipakai.
Kerja harian
Aktivitas harian dapat mencakup mengumpulkan dan meninjau studi iklim dari lembaga pemerintah, laboratorium, atau organisasi lain; menganalisis temuan riset; menyiapkan laporan studi, memorandum, ringkasan kebijakan, kesaksian, atau materi tertulis lainnya.
Analis juga dapat mengusulkan kebijakan baru, membuat rekomendasi legislatif, memberi dukungan analitis untuk isu energi dan iklim, mempresentasikan informasi dalam pertemuan publik atau pemerintahan, serta mempromosikan inisiatif mitigasi perubahan iklim. Alat kerja dapat mencakup Excel, PowerPoint, Word, ArcGIS, Python, R, Perl, Linux, dan C++.
- Memberikan dukungan analitis untuk ringkasan kebijakan terkait energi terbarukan, efisiensi energi, atau perubahan iklim.
- Mengusulkan kebijakan baru atau perubahan yang melibatkan penggunaan bahan bakar tradisional dan alternatif, transportasi barang, dan faktor-faktor lain yang berkaitan dengan iklim dan perubahan iklim.
- Menyiapkan laporan studi, memorandum, laporan singkat, kesaksian, atau materi tertulis lainnya untuk memberi informasi kepada pemerintah atau kelompok lingkungan hidup mengenai masalah lingkungan, seperti perubahan iklim.
- Menganalisis dan menyaring temuan penelitian terkait perubahan iklim untuk memberikan informasi kepada legislator, badan pengatur, atau pemangku kepentingan lainnya.
- Membuat rekomendasi legislatif terkait perubahan iklim atau pengelolaan lingkungan, berdasarkan kebijakan, prinsip, program, praktik, dan proses perubahan iklim.
- Menyajikan informasi terkait perubahan iklim pada pertemuan kepentingan publik, pemerintahan, atau pertemuan lainnya.
- Mempromosikan inisiatif untuk mitigasi perubahan iklim dengan pemerintah atau kelompok lingkungan hidup.
- Mengumpulkan dan meninjau studi terkait iklim dari lembaga pemerintah, laboratorium penelitian, dan organisasi lainnya.
- Tinjau kebijakan atau undang-undang yang ada untuk mengidentifikasi dampak lingkungan.
- Meneliti kebijakan, praktik, atau prosedur untuk pengelolaan iklim atau lingkungan.
- Menulis laporan atau makalah akademis untuk mengkomunikasikan temuan studi terkait iklim.
- Mengembangkan, atau berkontribusi pada pengembangan, program pendidikan atau penjangkauan mengenai lingkungan atau perubahan iklim.
- Mempresentasikan dan mempertahankan proposal untuk proyek penelitian perubahan iklim.
- Menyiapkan permohonan hibah untuk mendapatkan pendanaan bagi program yang berkaitan dengan perubahan iklim, pengelolaan lingkungan, atau keberlanjutan.
Jalur dan konteks karier
Okupasi ini berada pada Zona Pekerjaan Lima, sehingga membutuhkan persiapan ekstensif. Data menunjukkan kebutuhan magister, pengalaman kerja terkait, serta kompetensi pada pemahaman tulisan, pemahaman bacaan, ekspresi lisan dan tulisan, pemahaman lisan, penalaran deduktif dan induktif, berpikir kritis, serta mendengarkan aktif.
Minatnya investigatif, enterprising, dan konvensional. Gaya kerja penting mencakup pemikiran analitis, integritas, ketekunan, inisiatif, perhatian terhadap detail, kerja sama, dan keandalan.
Konteks di Indonesia
Di Indonesia, peran ini dapat dikenal sebagai analis kebijakan iklim, climate policy analyst, climate advisor, climate change specialist, atau analis energi bersih. Pekerjaan dapat muncul di lembaga publik, organisasi lingkungan, lembaga riset, konsultan keberlanjutan, atau program pembangunan.
Fokusnya adalah analisis dan rekomendasi kebijakan, bukan pekerjaan lapangan lingkungan semata. Peran ini membantu menghubungkan bukti ilmiah, kepentingan publik, pilihan energi, transportasi, dan tindakan mitigasi dengan keputusan pemerintah atau organisasi.
Aktivitas kerja utama
Keterampilan & kompetensi
Keterampilan
Pengetahuan
Kemampuan
Teknologi & alat
Perangkat lunak
Alat & perlengkapan
Lingkungan kerja
Pendidikan & pengalaman
- Pendidikan
- Sebagian besar pekerjaan ini memerlukan pendidikan pascasarjana. Misalnya, mungkin memerlukan gelar magister (S2), dan sebagian memerlukan gelar doktor (S3), dokter, atau sarjana hukum.
- Pengalaman
- Diperlukan keterampilan, pengetahuan, dan pengalaman yang ekstensif untuk pekerjaan ini. Banyak yang memerlukan pengalaman lebih dari lima tahun. Misalnya, seorang dokter bedah harus menyelesaikan pendidikan sarjana dan tambahan lima hingga tujuh tahun pelatihan medis khusus agar dapat menjalankan pekerjaannya.
- Pelatihan
- Karyawan mungkin memerlukan sedikit pelatihan kerja langsung, tetapi sebagian besar pekerjaan ini mengasumsikan bahwa orang tersebut telah memiliki keterampilan, pengetahuan, pengalaman kerja terkait, dan/atau pelatihan yang diperlukan.
Pembelajaran terkait
Rekomendasi berdasarkan keterampilan dan teknologi yang terhubung dengan okupasi ini.