Apa itu Insinyur Keamanan Informasi?
Mengembangkan dan mengawasi penerapan prosedur dan kebijakan keamanan informasi. Membangun, memelihara, dan memutakhirkan teknologi keamanan, seperti firewall, untuk penggunaan jaringan komputer yang aman serta transmisi dan pengambilan informasi. Merancang dan menerapkan kontrol keamanan yang tepat untuk mengidentifikasi kerentanan dan melindungi berkas digital dan infrastruktur elektronik. Memantau dan menanggapi pelanggaran keamanan komputer, virus, dan intrusi, serta melakukan investigasi forensik. Dapat mengawasi penilaian sistem keamanan informasi.
Banyak pekerjaan ini melibatkan kegiatan mengoordinasikan, menyupervisi, mengelola, atau melatih orang lain. Contohnya broker properti, manajer penjualan, administrator basis data, desainer grafis, ilmuwan konservasi, direktur seni, dan penaksir biaya.
Aktivitas kerja utama
Keterampilan & kompetensi
Keterampilan
Pengetahuan
Kemampuan
Teknologi & alat
Perangkat lunak
Lingkungan kerja
Pendidikan & pengalaman
- Pendidikan
- Sebagian besar pekerjaan ini memerlukan gelar sarjana (S1), meskipun ada yang tidak.
- Pengalaman
- Diperlukan keterampilan, pengetahuan, atau pengalaman kerja terkait dalam jumlah yang cukup banyak. Misalnya, seorang akuntan harus menyelesaikan pendidikan sarjana dan bekerja beberapa tahun di bidang akuntansi agar dianggap memenuhi syarat.
- Pelatihan
- Karyawan pada pekerjaan ini biasanya memerlukan beberapa tahun pengalaman kerja terkait, pelatihan kerja langsung, dan/atau pelatihan kejuruan.