Apa itu Analis Manajemen?
Analis Manajemen melakukan studi dan evaluasi organisasi, merancang sistem dan prosedur, menyederhanakan pekerjaan, mengukur proses kerja, serta menyiapkan manual operasi untuk membantu manajemen bekerja lebih efisien dan efektif. Kategori ini mencakup analis program dan konsultan manajemen.
Pekerjaan ini menghubungkan data organisasi, proses, orang, sistem, dan keputusan manajemen. Analis manajemen perlu mampu mengumpulkan informasi, menganalisis masalah, menyusun rekomendasi, dan membantu penerapan perubahan.
Kerja harian
Aktivitas harian mencakup mengumpulkan dan mengatur informasi tentang masalah atau prosedur, mewawancarai personel, melakukan observasi di lokasi, menganalisis data, dan mengembangkan solusi atau metode proses alternatif.
Peran ini juga mendokumentasikan temuan studi, menyiapkan rekomendasi perubahan, merencanakan studi tentang arus informasi, pengendalian inventaris, biaya, atau metode kerja, serta menyiapkan manual dan melatih pekerja dalam menggunakan formulir, laporan, prosedur, atau peralatan baru.
- Mengumpulkan dan mengatur informasi tentang masalah atau prosedur.
- Berunding dengan personel terkait untuk memastikan keberhasilan berfungsinya sistem atau prosedur yang baru diterapkan.
- Analisis data yang dikumpulkan dan kembangkan solusi atau metode proses alternatif.
- Dokumentasikan temuan studi dan siapkan rekomendasi untuk penerapan sistem, prosedur, atau perubahan organisasi baru.
- Wawancara personel dan lakukan observasi di lokasi untuk memastikan fungsi unit, pekerjaan yang dilakukan, dan metode, peralatan, dan personel yang digunakan.
- Rencanakan studi tentang masalah dan prosedur kerja, seperti perubahan organisasi, komunikasi, arus informasi, metode produksi terintegrasi, pengendalian inventaris, atau analisis biaya.
- Menyiapkan manual dan melatih pekerja dalam menggunakan formulir, laporan, prosedur atau peralatan baru, sesuai dengan kebijakan organisasi.
- Tinjau formulir dan laporan dan berunding dengan manajemen dan pengguna tentang format, distribusi, dan tujuan, mengidentifikasi masalah dan perbaikan.
- Mengembangkan dan menerapkan program manajemen arsip untuk pengarsipan, perlindungan, dan pengambilan arsip, dan memastikan kepatuhan terhadap program.
- Merancang, mengevaluasi, merekomendasikan, dan menyetujui perubahan formulir dan laporan.
- Merekomendasikan pembelian peralatan penyimpanan dan merancang tata letak area untuk menempatkan peralatan di ruang yang tersedia.
Jalur dan konteks karier
Okupasi ini berada pada Zona Pekerjaan Empat. Data menunjukkan kebutuhan sarjana, pengalaman kerja terkait, serta kompetensi pada bahasa Inggris, administrasi dan manajemen, ekspresi lisan, pemahaman lisan dan tulisan, berpikir kritis, mendengarkan aktif, pemahaman bacaan, dan kepekaan masalah.
Minatnya konvensional, investigatif, dan enterprising. Gaya kerja penting mencakup keandalan, integritas, kerja sama, perhatian terhadap detail, pemikiran analitis, inisiatif, dan adaptabilitas.
Konteks di Indonesia
Di Indonesia, peran ini dapat dikenal sebagai management analyst, business analyst, business consultant, analis manajemen, konsultan manajemen, atau analis pengembangan bisnis. Pekerjaan dapat berada di konsultan, perusahaan, lembaga publik, startup, atau unit transformasi organisasi.
Fokusnya adalah memperbaiki cara organisasi bekerja. Peran ini bukan hanya membuat presentasi, tetapi mengamati proses, membaca data, menyusun prosedur, memberi rekomendasi, dan membantu perubahan diterapkan.
Aktivitas kerja utama
Keterampilan & kompetensi
Keterampilan
Pengetahuan
Kemampuan
Teknologi & alat
Perangkat lunak
Alat & perlengkapan
Lingkungan kerja
Pendidikan & pengalaman
- Pendidikan
- Sebagian besar pekerjaan ini memerlukan gelar sarjana (S1), meskipun ada yang tidak.
- Pengalaman
- Diperlukan keterampilan, pengetahuan, atau pengalaman kerja terkait dalam jumlah yang cukup banyak. Misalnya, seorang akuntan harus menyelesaikan pendidikan sarjana dan bekerja beberapa tahun di bidang akuntansi agar dianggap memenuhi syarat.
- Pelatihan
- Karyawan pada pekerjaan ini biasanya memerlukan beberapa tahun pengalaman kerja terkait, pelatihan kerja langsung, dan/atau pelatihan kejuruan.
Pembelajaran terkait
Rekomendasi berdasarkan keterampilan dan teknologi yang terhubung dengan okupasi ini.