Apa itu Insinyur Nanosistem?
Merancang, mengembangkan, atau mengawasi produksi bahan, perangkat, atau sistem dengan komposisi molekuler atau makromolekuler unik, dengan menerapkan prinsip fisika skala nano dan teknik kelistrikan, kimia, atau biologi.
Pekerjaan ini sering melibatkan kegiatan mengoordinasikan, melatih, menyupervisi, atau mengelola aktivitas orang lain demi mencapai tujuan. Diperlukan keterampilan komunikasi dan organisasi yang sangat tinggi. Contohnya apoteker, pengacara, astronom, ahli biologi, rohaniwan, asisten dokter, dan dokter hewan.
Kerja harian
- Memberikan bimbingan atau keahlian ilmiah atau teknis kepada ilmuwan, insinyur, teknolog, teknisi, atau pihak lain, dengan menggunakan pengetahuan proses kimia, analitis, atau biologi sebagaimana diterapkan pada sistem mikro dan skala nano.
- Mengawasi ahli teknologi atau teknisi yang terlibat dalam penelitian atau produksi nanoteknologi.
- Melakukan penelitian terkait berbagai topik nanoteknologi, seperti pengemasan, perpindahan panas, deteksi fluoresensi, dispersi nanopartikel, sistem hibrid, sistem cair, nanokomposit, fabrikasi nano, optoelektronik, atau nanolitografi.
- Mensintesis, memproses, atau mengkarakterisasi bahan nano, menggunakan alat atau teknik canggih.
- Menyiapkan laporan, menyampaikan presentasi, atau berpartisipasi dalam kegiatan peninjauan program untuk mengkomunikasikan hasil atau rekomendasi teknik.
- Merancang atau melakukan pengujian produk, proses, atau sistem nanoteknologi baru.
- Membuat desain atau prototipe untuk aplikasi sistem nano, seperti sistem pengiriman biomedis atau mikroskop kekuatan atom.
- Tulis proposal untuk mendapatkan pendanaan eksternal atau untuk bermitra dengan perusahaan lain.
- Hasilkan gambar resolusi tinggi atau ukur kurva gaya-jarak, menggunakan teknik seperti mikroskop gaya atom.
- Memberikan panduan atau dukungan teknis kepada pelanggan mengenai topik seperti permulaan, pemeliharaan, atau penggunaan sistem nano.
- Mengembangkan proses atau mengidentifikasi peralatan yang diperlukan untuk produksi skala nano percontohan atau komersial.
- Proses produksi insinyur untuk aplikasi nanoteknologi tertentu, seperti pelapisan listrik, fabrikasi nano, atau epoksi.
- Identifikasi aplikasi baru untuk teknologi nano yang ada.
- Menerapkan nanoteknologi untuk meningkatkan kinerja atau mengurangi dampak lingkungan dari produk energi, seperti sel bahan bakar atau sel surya.
- Rancang atau rekayasa bahan nano, perangkat nano, produk berkemampuan nano, atau sistem nano, menggunakan perangkat lunak desain berbantuan komputer (CAD) tiga dimensi.
- Rancang produk berkemampuan nano dengan toksisitas yang lebih rendah, daya tahan yang lebih baik, atau efisiensi energi yang lebih baik.
- Mengkoordinasikan atau mengawasi pekerjaan pemasok atau vendor dalam perancangan, pembuatan, atau pengujian perangkat sistem nano, seperti lensa atau probe.
- Rancang proses manufaktur berbasis nano untuk meminimalkan penggunaan air, bahan kimia, atau energi, serta mengurangi produksi limbah.
- Rancang sistem nano dengan komponen seperti katalis nano atau perangkat nanofiltrasi untuk membersihkan polutan tertentu dari lokasi limbah berbahaya.
- Mempersiapkan pengungkapan penemuan atau permohonan paten terkait nanoteknologi.
- Merekayasa ulang bahan nano untuk meningkatkan biodegradabilitas.
- Integrasikan nanoteknologi dengan sifat antimikroba ke dalam produk, seperti peralatan rumah tangga atau medis, untuk mengurangi perkembangan bakteri atau mikroba lainnya.
- Kembangkan katalisis atau metode kimia ramah lingkungan lainnya untuk mensintesis bahan nano, seperti tabung nano, kristal nano, batang nano, atau kawat nano.
- Rancang katalis nanopartikel untuk mendeteksi atau menghilangkan bahan kimia atau polutan lainnya dari air, tanah, atau udara.
- Mengembangkan lapisan nano bangunan ramah lingkungan, seperti lapisan yang dapat membersihkan sendiri, anti noda, menghilangkan polusi, anti kabut, anti lapisan es, antimikroba, tahan lembab, atau pelindung sinar ultraviolet.
Aktivitas kerja utama
Keterampilan & kompetensi
Keterampilan
Pengetahuan
Kemampuan
Teknologi & alat
Perangkat lunak
Alat & perlengkapan
Lingkungan kerja
Pendidikan & pengalaman
- Pendidikan
- Sebagian besar pekerjaan ini memerlukan pendidikan pascasarjana. Misalnya, mungkin memerlukan gelar magister (S2), dan sebagian memerlukan gelar doktor (S3), dokter, atau sarjana hukum.
- Pengalaman
- Diperlukan keterampilan, pengetahuan, dan pengalaman yang ekstensif untuk pekerjaan ini. Banyak yang memerlukan pengalaman lebih dari lima tahun. Misalnya, seorang dokter bedah harus menyelesaikan pendidikan sarjana dan tambahan lima hingga tujuh tahun pelatihan medis khusus agar dapat menjalankan pekerjaannya.
- Pelatihan
- Karyawan mungkin memerlukan sedikit pelatihan kerja langsung, tetapi sebagian besar pekerjaan ini mengasumsikan bahwa orang tersebut telah memiliki keterampilan, pengetahuan, pengalaman kerja terkait, dan/atau pelatihan yang diperlukan.