Apa itu Teknisi Pembangkit Listrik Tenaga Air?
Memantau dan mengendalikan kegiatan yang terkait dengan pembangkitan tenaga air. Mengoperasikan peralatan pembangkit, seperti turbin, pompa, katup, gerbang, kipas, papan kendali listrik, dan bank baterai. Memantau pengoperasian dan kinerja peralatan serta melakukan penyesuaian yang diperlukan untuk memastikan kinerja optimal. Melakukan pemeliharaan dan perbaikan peralatan sesuai kebutuhan.
Pekerjaan ini biasanya melibatkan penggunaan keterampilan komunikasi dan organisasi untuk mengoordinasikan, menyupervisi, mengelola, atau melatih orang lain demi mencapai tujuan. Contohnya teknisi listrik, penata letak (desktop publisher), teknisi pertanian, penata rambut, juru transkripsi sidang, dan asisten medis.
Kerja harian
- Pantau pengoperasian dan kinerja peralatan pembangkit listrik tenaga air, sesuaikan dengan spesifikasi kinerja, jika diperlukan.
- Mengidentifikasi atau mengatasi malfungsi peralatan operasional pembangkit listrik tenaga air, seperti generator, trafo, atau turbin.
- Memulai, menyesuaikan, atau menghentikan unit pembangkit, pengoperasian katup, gerbang, atau peralatan bantu pada pembangkit listrik tenaga air.
- Melakukan tindakan pencegahan atau perbaikan atau tindakan pembersihan pada pembangkit listrik tenaga air untuk mencegah pencemaran lingkungan.
- Komunikasikan status peralatan pengoperasian pembangkit listrik tenaga air kepada petugas operator atau penyelia.
- Periksa generator listrik bertenaga air atau peralatan tambahan di pembangkit listrik tenaga air untuk memverifikasi pengoperasian yang benar atau untuk menentukan kebutuhan pemeliharaan atau perbaikan.
- Mengoperasikan saklar tegangan tinggi atau perangkat terkait di pembangkit listrik tenaga air.
- Mengoperasikan peralatan pembangkit listrik tenaga air, seperti turbin, pompa, katup, gerbang, kipas angin, papan kendali listrik, atau bank baterai.
- Memelihara atau memperbaiki peralatan listrik, mekanik, atau elektronik pembangkit listrik tenaga air, seperti motor, trafo, pengatur tegangan, generator, relai, sistem baterai, kompresor udara, pompa air, gerbang, atau katup.
- Melaksanakan perintah pembebanan atau peralihan pada pembangkit listrik tenaga air, sesuai dengan spesifikasi atau petunjuk.
- Memasang atau mengkalibrasi peralatan listrik atau mekanik, seperti motor, mesin, switchboard, relay, switch gear, meteran, pompa, hidrolik, atau saluran banjir.
- Ganti oli, cairan hidrolik, atau pelumas lainnya untuk menjaga kondisi peralatan pembangkit listrik tenaga air.
- Memelihara catatan, laporan, permintaan pekerjaan, atau catatan lain tentang pekerjaan yang dilakukan di pembangkit listrik tenaga air.
- Menyambungkan bagian atau komponen logam pada pembangkit listrik tenaga air dengan cara mengelas, menyolder, memukau, mengetuk, membaut, mengikat, atau mengencangkan.
- Mengangkat dan memindahkan beban, menggunakan derek, kerekan, dan tali-temali, untuk memasang atau memperbaiki peralatan atau infrastruktur sistem pembangkit listrik tenaga air.
- Melakukan inspeksi terowongan atau lapangan terhadap fasilitas atau sumber daya pembangkit listrik tenaga air.
- Menyambungkan atau mengakhiri kabel atau kabel listrik pada pembangkit listrik tenaga air.
- Uji dan perbaiki atau ganti peralatan listrik, seperti pemutus arus, baterai stasiun, baki kabel, saluran, atau perangkat kontrol.
- Lakukan pembacaan dan catat data, seperti ketinggian air, suhu, atau laju aliran.
- Mendirikan perancah, platform, atau rangka pengangkat untuk mengakses mesin atau infrastruktur pembangkit listrik tenaga air untuk perbaikan atau penggantian.
- Memotong, membengkokkan, atau membentuk logam untuk aplikasi pada pembangkit listrik tenaga air, menggunakan peralatan seperti pembengkok hidrolik atau pengulir pipa.
Aktivitas kerja utama
Keterampilan & kompetensi
Keterampilan
Pengetahuan
Kemampuan
Teknologi & alat
Perangkat lunak
Alat & perlengkapan
Lingkungan kerja
Pendidikan & pengalaman
- Pendidikan
- Sebagian besar pekerjaan di zona ini memerlukan pendidikan di sekolah kejuruan (SMK), pengalaman kerja terkait, atau diploma (D1–D3).
- Pengalaman
- Keterampilan, pengetahuan, atau pengalaman kerja sebelumnya diperlukan untuk pekerjaan ini. Misalnya, seorang teknisi listrik harus menyelesaikan tiga atau empat tahun pemagangan atau beberapa tahun pelatihan kejuruan, dan sering kali harus lulus ujian sertifikasi, untuk dapat menjalankan pekerjaannya.
- Pelatihan
- Karyawan pada pekerjaan ini biasanya memerlukan satu atau dua tahun pelatihan yang mencakup pengalaman kerja langsung dan pelatihan informal bersama pekerja berpengalaman. Program pemagangan resmi dapat dikaitkan dengan pekerjaan ini.