Skip to content
IR

Ilmuwan Riset Komputer dan Informasi

Ilmuwan riset komputer dan informasi melakukan penelitian fundamental maupun terapan untuk menciptakan, merancang, atau memperbaiki teknologi komputasi.

Zona 5InvestigatifKonvensionalRealistis
Zona pekerjaan
Zona Pekerjaan Lima: Perlu Persiapan Ekstensif
Minat (RIASEC)
Investigatif, Konvensional, Realistis
Keterampilan utama
Berpikir Kritis, Penilaian dan Pengambilan Keputusan, Pemecahan Masalah Kompleks
Pendidikan
Sebagian besar pekerjaan ini memerlukan pendidikan pascasarjana. Misalnya, mungkin memerlukan gelar magister (S2), dan sebagian memerlukan gelar doktor (S3), dokter, atau sarjana hukum.

Apa itu Ilmuwan Riset Komputer dan Informasi?

Ilmuwan riset komputer dan informasi melakukan penelitian fundamental maupun terapan untuk menciptakan, merancang, atau memperbaiki teknologi komputasi. Mereka dapat bekerja sebagai teoretikus, perancang, atau penemu yang memecahkan masalah pada perangkat keras, perangkat lunak, jaringan, sistem informasi, robotika, realitas virtual, interaksi manusia-komputer, atau bidang multidisiplin lain. Pekerjaan ini mencakup analisis masalah bisnis, ilmiah, teknik, dan teknis; perumusan model matematika; evaluasi kelayakan proyek; serta pengembangan solusi yang dapat dijalankan oleh komputer. Nilai utamanya adalah mengubah persoalan kompleks menjadi prinsip, algoritme, sistem, prototipe, standar, atau arsitektur yang dapat digunakan untuk memperluas kemampuan teknologi dan organisasi.

Kerja harian

Dalam keseharian, ilmuwan riset komputer dan informasi bergerak antara membaca literatur, merumuskan masalah, membuat model, menulis kode, menguji pendekatan, dan berdiskusi dengan pengguna, manajemen, vendor, teknisi, atau peneliti lintas disiplin. Mereka dapat menganalisis kebutuhan komputasi, menentukan persyaratan sistem, menilai apakah proposal proyek layak, lalu mengadaptasi prinsip komputasi untuk penggunaan baru. Pada sebagian lingkungan, pekerjaan juga mencakup pemantauan jaringan, arahan keamanan, atau pemeliharaan perangkat keras dan perangkat lunak agar sistem tersedia bagi pengguna. Ketika memimpin proyek, mereka mengatur prioritas, menjadwalkan tugas, mengoordinasikan departemen, menetapkan standar kinerja, dan meninjau hasil tim. Tantangannya adalah menjaga riset tetap inovatif sekaligus cukup realistis untuk diuji, diukur, dan diterapkan.

  • Menganalisis masalah untuk mengembangkan solusi yang melibatkan perangkat keras dan perangkat lunak komputer.
  • Menerapkan keahlian teoritis dan inovasi untuk menciptakan atau menerapkan teknologi baru, seperti mengadaptasi prinsip-prinsip penerapan komputer untuk penggunaan baru.
  • Tetapkan atau jadwalkan tugas untuk memenuhi prioritas dan tujuan kerja.
  • Memelihara perangkat keras dan perangkat lunak jaringan, mengarahkan tindakan keamanan jaringan, dan memantau jaringan untuk memastikan ketersediaan bagi pengguna sistem.
  • Bertemu dengan manajer, vendor, dan pihak lain untuk menjalin kerja sama dan menyelesaikan masalah.
  • Rancang komputer dan perangkat lunak yang menjalankannya.
  • Melakukan analisis logis terhadap masalah bisnis, ilmiah, teknik, dan masalah teknis lainnya, merumuskan model matematika dari masalah untuk diselesaikan oleh komputer.
  • Mengevaluasi rencana dan proposal proyek untuk menilai masalah kelayakan.
  • Berpartisipasi dalam proyek multidisiplin di berbagai bidang seperti realitas virtual, interaksi manusia-komputer, atau robotika.
  • Konsultasikan dengan pengguna, manajemen, vendor, dan teknisi untuk menentukan kebutuhan komputasi dan persyaratan sistem.
  • Mengarahkan operasi harian departemen, mengoordinasikan kegiatan proyek dengan departemen lain.
  • Mengembangkan dan menafsirkan tujuan, kebijakan, dan prosedur organisasi.
  • Mengembangkan standar kinerja, dan mengevaluasi pekerjaan berdasarkan standar yang ditetapkan.
  • Berpartisipasi dalam keputusan kepegawaian dan pelatihan langsung bawahan.
  • Menyetujui, menyiapkan, memantau, dan menyesuaikan anggaran operasional.

Jalur dan konteks karier

Pekerjaan ini berada pada zona persiapan ekstensif karena membutuhkan dasar ilmu komputer, matematika, rekayasa perangkat lunak, arsitektur sistem, riset, dan komunikasi teknis tingkat tinggi. Perangkat dan teknologi yang relevan dapat mencakup Python, C, C++, Java, R, SQL, Git, Linux, AWS, Azure, EC2, Redshift, DynamoDB, Cassandra, Hadoop, Hive, TensorFlow, PyTorch, Power BI, Tableau, cluster system, robot terartikulasi, dan perangkat pendukung seperti pemindai atau kamera digital untuk proyek tertentu. Jalur karier dapat berkembang ke riset AI, sistem terdistribusi, keamanan, robotika, interaksi manusia-komputer, komputasi ilmiah, arsitektur platform, riset industri, kepemimpinan R&D, atau manajemen departemen teknologi. Kualitas pentingnya meliputi pemikiran analitis, inovasi, kemandirian, perhatian terhadap detail, kerja sama, inisiatif, dan integritas.

Konteks di Indonesia

Di Indonesia, ilmuwan riset komputer dan informasi dapat berperan di universitas, pusat riset, perusahaan teknologi, startup, lembaga pemerintah, industri keuangan, telekomunikasi, manufaktur, kesehatan digital, pendidikan, atau tim R&D yang membutuhkan solusi komputasi baru. Konteks lokal dapat mencakup riset AI berbahasa Indonesia, analitik skala besar, sistem cloud, keamanan informasi, otomasi industri, layanan publik digital, robotika, dan platform data untuk organisasi yang sedang mematangkan infrastruktur teknologinya. Tantangan praktisnya sering bukan hanya algoritme, tetapi juga kualitas data, ketersediaan talenta, biaya komputasi, integrasi sistem lama, dan kebutuhan menjelaskan risiko teknologi kepada pemangku kepentingan. Uraian ini bersifat umum karena ruang kerja nyata dapat sangat berbeda antara riset akademik, produk komersial, dan proyek institusi.

Aktivitas kerja utama

Bekerja dengan Komputer
Membuat Keputusan dan Memecahkan Masalah
Memperoleh Informasi
Memperbarui dan Menggunakan Pengetahuan yang Relevan
Menganalisis Data atau Informasi
Berpikir Kreatif
Mendokumentasikan/Mencatat Informasi
Mengolah Informasi
Mengidentifikasi Objek, Tindakan, dan Peristiwa
Berkomunikasi dengan Atasan, Rekan Kerja, atau Bawahan
Menafsirkan Makna Informasi untuk Orang Lain
Berkomunikasi dengan Orang di Luar Organisasi

Keterampilan & kompetensi

Keterampilan

Berpikir Kritis
Penilaian dan Pengambilan Keputusan
Pemecahan Masalah Kompleks
Pemahaman Bacaan
Mendengarkan Aktif
Analisis Sistem
Evaluasi Sistem
Pemrograman

Pengetahuan

Komputer dan Elektronika
Matematika
Teknik dan Teknologi
Bahasa Inggris
Administrasi dan Manajemen
Desain
Telekomunikasi
Fisika

Kemampuan

Penalaran Induktif
Penalaran Deduktif
Pemahaman Lisan
Ekspresi Lisan
Pemahaman Tulisan
Kepekaan Masalah
Kelancaran Gagasan
Ekspresi Tulisan

Teknologi & alat

Perangkat lunak

🔥 Amazon Web Services AWS software🔥 C🔥 C++🔥 Git🔥 Linux🔥 Microsoft Azure software🔥 Microsoft Power BI🔥 Oracle Java🔥 Python🔥 PyTorch🔥 R🔥 Structured query language SQL🔥 Tableau🔥 TensorFlow🔥 Amazon DynamoDB🔥 Amazon Elastic Compute Cloud EC2🔥 Amazon Redshift🔥 Apache Cassandra🔥 Apache Hadoop🔥 Apache Hive

Alat & perlengkapan

Articulated robotsCluster systemsComputer laser printersComputer scannersDigital camerasDigital video camerasDistributed heterogeneous computersFile serversFree-field speakersGraphics workstationsHard disk drivesHigh end computer servers

Lingkungan kerja

Surel (E-Mail)
Setiap hari
Di Dalam Ruangan, Terkendali Lingkungannya
Setiap hari
Diskusi Tatap Muka dengan Individu dan dalam Tim
Setiap hari
Situasi Konflik
Sebulan sekali atau lebih, tetapi tidak setiap minggu
Tingkat Persaingan
Cukup kompetitif
Menghabiskan Waktu Berdiri
Kurang dari separuh waktu
Tekanan Waktu
Seminggu sekali atau lebih, tetapi tidak setiap hari
Tempo Ditentukan oleh Kecepatan Peralatan
Tidak penting sama sekali
Percakapan Telepon
Setiap hari
Kontak dengan Orang Lain
Kontak terus-menerus dengan orang lain
Tingkat Otomatisasi
Cukup terotomatisasi
Kebebasan Mengambil Keputusan
Banyak kebebasan

Pendidikan & pengalaman

Pendidikan
Sebagian besar pekerjaan ini memerlukan pendidikan pascasarjana. Misalnya, mungkin memerlukan gelar magister (S2), dan sebagian memerlukan gelar doktor (S3), dokter, atau sarjana hukum.
Pengalaman
Diperlukan keterampilan, pengetahuan, dan pengalaman yang ekstensif untuk pekerjaan ini. Banyak yang memerlukan pengalaman lebih dari lima tahun. Misalnya, seorang dokter bedah harus menyelesaikan pendidikan sarjana dan tambahan lima hingga tujuh tahun pelatihan medis khusus agar dapat menjalankan pekerjaannya.
Pelatihan
Karyawan mungkin memerlukan sedikit pelatihan kerja langsung, tetapi sebagian besar pekerjaan ini mengasumsikan bahwa orang tersebut telah memiliki keterampilan, pengetahuan, pengalaman kerja terkait, dan/atau pelatihan yang diperlukan.
Pelatihan Kerja Langsung
Lebih dari 6 bulan, hingga 1 tahun
Pelatihan di Tempat atau di Lokasi Kerja
Hingga 1 bulan
Pengalaman Kerja Terkait
Lebih dari 2 tahun, hingga 4 tahun
Tingkat Pendidikan yang Dibutuhkan
Sarjana (S1)

Pembelajaran terkait

Rekomendasi berdasarkan keterampilan dan teknologi yang terhubung dengan okupasi ini.

Lihat semua pembelajaran terkait