Apa itu Insinyur Faktor Manusia dan Ergonom?
Merancang objek, fasilitas, dan lingkungan untuk mengoptimalkan kesejahteraan manusia dan kinerja sistem secara keseluruhan, menerapkan teori, prinsip, dan data tentang hubungan antara manusia dan teknologi terkait. Menyelidiki dan menganalisis karakteristik perilaku dan kinerja manusia terkait penggunaan teknologi.
Pekerjaan ini sering melibatkan kegiatan mengoordinasikan, melatih, menyupervisi, atau mengelola aktivitas orang lain demi mencapai tujuan. Diperlukan keterampilan komunikasi dan organisasi yang sangat tinggi. Contohnya apoteker, pengacara, astronom, ahli biologi, rohaniwan, asisten dokter, dan dokter hewan.
Kerja harian
- Pengumpulan data melalui observasi langsung terhadap aktivitas kerja atau menyaksikan pelaksanaan tes.
- Melakukan wawancara atau survei terhadap pengguna atau pelanggan untuk mengumpulkan informasi tentang topik, seperti persyaratan, kebutuhan, kelelahan, ergonomi, atau antarmuka.
- Memberikan advokasi bagi pengguna akhir dalam berkolaborasi dengan profesional lain, termasuk insinyur, desainer, manajer, atau pelanggan.
- Periksa lokasi kerja untuk mengidentifikasi bahaya fisik.
- Menyiapkan laporan atau presentasi yang merangkum hasil atau kesimpulan kegiatan rekayasa atau ergonomi faktor manusia, seperti pengujian, investigasi, atau validasi.
- Merekomendasikan perubahan di tempat kerja untuk meningkatkan kesehatan dan keselamatan, dengan menggunakan pengetahuan tentang faktor-faktor yang berpotensi membahayakan, seperti beban berat atau gerakan berulang.
- Lakukan analisis fungsional, tugas, atau antropometrik, menggunakan alat, seperti daftar periksa, survei, rekaman video, atau pengukuran kekuatan.
- Memberikan dukungan teknis kepada klien melalui aktivitas, seperti menata ulang perlengkapan tempat kerja untuk mengurangi bahaya fisik atau ketidaknyamanan atau memodifikasi urutan tugas untuk mengurangi waktu siklus.
- Menilai antarmuka pengguna atau karakteristik kegunaan produk.
- Tetapkan persyaratan pengoperasian atau pelatihan sistem untuk memastikan antarmuka manusia-mesin yang optimal.
- Integrasikan persyaratan faktor manusia ke dalam perangkat keras operasional.
- Tinjau catatan kesehatan, keselamatan, kecelakaan, atau kompensasi pekerja untuk mengevaluasi efektivitas program keselamatan atau untuk mengidentifikasi pekerjaan dengan insiden cedera yang tinggi.
- Merancang atau mengevaluasi sistem kerja manusia, menggunakan rekayasa faktor manusia dan prinsip ergonomis untuk mengoptimalkan kegunaan, biaya, kualitas, keamanan, atau kinerja.
- Menulis, meninjau, atau mengomentari dokumen, seperti proposal, rencana pengujian, atau prosedur.
- Melatih pengguna dalam teknik tugas atau prinsip ergonomis.
- Melakukan penelitian untuk mengevaluasi solusi potensial terkait perubahan desain peralatan, prosedur, tenaga kerja, personel, atau pelatihan.
- Memberikan keahlian teknis faktor manusia pada berbagai topik, seperti pengembangan teknologi antarmuka pengguna tingkat lanjut atau peran pengguna manusia dalam sub-sistem otomatis atau otonom dalam sistem kendaraan canggih.
- Mengembangkan atau menerapkan protokol penelitian, investigasi, atau analisis kinerja manusia.
- Mengembangkan atau menerapkan metodologi penelitian atau rencana analisis statistik untuk menguji dan mengevaluasi prototipe pengembangan yang digunakan dalam produk atau proses baru, seperti desain kokpit, stasiun kerja pengguna, atau model manusia yang terkomputerisasi.
- Perkirakan kebutuhan waktu atau sumber daya untuk proyek penelitian atau pengembangan ergonomis atau faktor manusia.
- Rancang alat bantu kognitif, seperti papan cerita prosedural atau sistem pendukung keputusan.
- Analisis sistem yang kompleks untuk menentukan potensi pengembangan lebih lanjut, produksi, interoperabilitas, kompatibilitas, atau kegunaan di bidang tertentu, seperti penerbangan.
- Selidiki masalah teoritis atau konseptual, seperti pertimbangan desain manusia untuk pendarat atau habitat di bulan.
- Melakukan analisis statistik, seperti analisis pola jaringan sosial, pemodelan jaringan, simulasi peristiwa diskrit, pemodelan berbasis agen, pemrosesan bahasa alami statistik, sosiologi komputasi, optimasi matematika, atau dinamika sistem.
- Mengoperasikan peralatan pengujian, seperti pengukur tekanan panas, penganalisis pita oktaf, peralatan analisis gerak, inclinometer, pengukur cahaya, termoanemometer, sling psychrometer, atau tabung deteksi kolorimetri.
- Menerapkan pemodelan atau analisis kuantitatif untuk meramalkan peristiwa, seperti keputusan atau perilaku manusia, struktur atau proses organisasi, atau sikap atau tindakan kelompok manusia.
Aktivitas kerja utama
Keterampilan & kompetensi
Keterampilan
Pengetahuan
Kemampuan
Teknologi & alat
Perangkat lunak
Alat & perlengkapan
Lingkungan kerja
Pendidikan & pengalaman
- Pendidikan
- Sebagian besar pekerjaan ini memerlukan pendidikan pascasarjana. Misalnya, mungkin memerlukan gelar magister (S2), dan sebagian memerlukan gelar doktor (S3), dokter, atau sarjana hukum.
- Pengalaman
- Diperlukan keterampilan, pengetahuan, dan pengalaman yang ekstensif untuk pekerjaan ini. Banyak yang memerlukan pengalaman lebih dari lima tahun. Misalnya, seorang dokter bedah harus menyelesaikan pendidikan sarjana dan tambahan lima hingga tujuh tahun pelatihan medis khusus agar dapat menjalankan pekerjaannya.
- Pelatihan
- Karyawan mungkin memerlukan sedikit pelatihan kerja langsung, tetapi sebagian besar pekerjaan ini mengasumsikan bahwa orang tersebut telah memiliki keterampilan, pengetahuan, pengalaman kerja terkait, dan/atau pelatihan yang diperlukan.