Apa itu Neuropsikolog?
Menerapkan teori dan prinsip neuropsikologi untuk mengevaluasi dan mendiagnosis gangguan fungsi serebral tingkat tinggi, sering kali dalam lingkungan penelitian dan medis. Mempelajari otak manusia dan pengaruh kondisi fisiologis terhadap kognisi dan perilaku manusia. Dapat menyusun dan menjalankan program penanganan.
Pekerjaan ini sering melibatkan kegiatan mengoordinasikan, melatih, menyupervisi, atau mengelola aktivitas orang lain demi mencapai tujuan. Diperlukan keterampilan komunikasi dan organisasi yang sangat tinggi. Contohnya apoteker, pengacara, astronom, ahli biologi, rohaniwan, asisten dokter, dan dokter hewan.
Kerja harian
- Melakukan evaluasi neuropsikologis seperti penilaian kecerdasan, kemampuan akademik, perhatian, konsentrasi, fungsi sensorimotor, bahasa, pembelajaran, dan memori.
- Menulis atau menyiapkan laporan neuropsikologis klinis terperinci, menggunakan data dari tes psikologis atau neuropsikologis, ukuran laporan diri, skala penilaian, observasi langsung, atau wawancara.
- Wawancarai pasien untuk mendapatkan riwayat kesehatan yang komprehensif.
- Mendiagnosis dan mengobati kondisi yang melibatkan cedera pada sistem saraf pusat, seperti kecelakaan serebrovaskular, neoplasma, penyakit menular atau inflamasi, penyakit degeneratif, trauma kepala, penyakit demielinasi, dan berbagai bentuk penyakit demensia.
- Tetapkan langkah-langkah dasar neurobehavioral untuk memantau penyakit otak progresif atau pemulihan.
- Memberikan pendidikan atau konseling kepada individu dan keluarga.
- Mendiagnosis dan menangani populasi anak-anak untuk kondisi seperti ketidakmampuan belajar yang disebabkan oleh perkembangan atau organik.
- Membaca literatur terkini, berbicara dengan rekan kerja, dan berpartisipasi dalam organisasi atau konferensi profesional untuk mengikuti perkembangan neuropsikologi.
- Berpartisipasilah dalam program pendidikan, pelatihan dalam jabatan, atau lokakarya untuk tetap mengikuti perkembangan metode dan teknik.
- Konsultasikan dengan profesional lain tentang kondisi neurologis pasien.
- Mendidik dan mengawasi mahasiswa praktikum, magang psikologi, atau staf rumah sakit.
- Merancang atau menerapkan rencana rehabilitasi untuk pasien dengan disfungsi kognitif.
- Mendiagnosis dan mengobati kondisi seperti ketergantungan bahan kimia, ketergantungan alkohol, demensia Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS), dan paparan racun lingkungan.
- Melakukan penelitian tentang gangguan neuropsikologis.
Aktivitas kerja utama
Keterampilan & kompetensi
Keterampilan
Pengetahuan
Kemampuan
Teknologi & alat
Perangkat lunak
Alat & perlengkapan
Lingkungan kerja
Pendidikan & pengalaman
- Pendidikan
- Sebagian besar pekerjaan ini memerlukan pendidikan pascasarjana. Misalnya, mungkin memerlukan gelar magister (S2), dan sebagian memerlukan gelar doktor (S3), dokter, atau sarjana hukum.
- Pengalaman
- Diperlukan keterampilan, pengetahuan, dan pengalaman yang ekstensif untuk pekerjaan ini. Banyak yang memerlukan pengalaman lebih dari lima tahun. Misalnya, seorang dokter bedah harus menyelesaikan pendidikan sarjana dan tambahan lima hingga tujuh tahun pelatihan medis khusus agar dapat menjalankan pekerjaannya.
- Pelatihan
- Karyawan mungkin memerlukan sedikit pelatihan kerja langsung, tetapi sebagian besar pekerjaan ini mengasumsikan bahwa orang tersebut telah memiliki keterampilan, pengetahuan, pengalaman kerja terkait, dan/atau pelatihan yang diperlukan.