Apa itu Psikolog Klinis dan Konseling?
Menilai, mendiagnosis, dan menangani gangguan mental dan emosional individu melalui observasi, wawancara, dan tes psikologis. Membantu individu yang mengalami tekanan atau ketidakselarasan memahami masalahnya melalui pengetahuan tentang riwayat kasus, wawancara dengan pasien, dan teori. Memberikan layanan konseling individu atau kelompok untuk membantu individu mencapai perkembangan dan penyesuaian pribadi, sosial, pendidikan, dan vokasi yang lebih efektif. Dapat merancang program modifikasi perilaku dan berkonsultasi dengan tenaga medis mengenai penanganan terbaik bagi pasien.
Pekerjaan ini sering melibatkan kegiatan mengoordinasikan, melatih, menyupervisi, atau mengelola aktivitas orang lain demi mencapai tujuan. Diperlukan keterampilan komunikasi dan organisasi yang sangat tinggi. Contohnya apoteker, pengacara, astronom, ahli biologi, rohaniwan, asisten dokter, dan dokter hewan.
Kerja harian
- Melakukan penilaian risiko pasien untuk merugikan diri sendiri atau orang lain.
- Dokumentasikan informasi pasien termasuk catatan sesi, catatan kemajuan, rekomendasi, dan rencana perawatan.
- Identifikasi masalah psikologis, emosional, atau perilaku dan diagnosis gangguannya, menggunakan informasi yang diperoleh dari wawancara, tes, catatan, atau bahan referensi.
- Menulis laporan tentang klien dan memelihara dokumen yang diperlukan.
- Menasihati individu, kelompok, atau keluarga untuk membantu mereka memahami masalah, menghadapi situasi krisis, menentukan tujuan, dan mengembangkan rencana tindakan yang realistis.
- Berinteraksi dengan klien untuk membantu mereka memperoleh wawasan, menentukan tujuan, dan merencanakan tindakan untuk mencapai pengembangan dan penyesuaian pribadi, sosial, pendidikan, atau kejuruan yang efektif.
- Kumpulkan informasi tentang individu atau klien, menggunakan wawancara, riwayat kasus, teknik observasi, dan metode penilaian lainnya.
- Evaluasi efektivitas konseling atau perawatan serta keakuratan dan kelengkapan diagnosis, modifikasi rencana atau diagnosis jika diperlukan.
- Gunakan berbagai metode pengobatan, seperti psikoterapi, hipnosis, modifikasi perilaku, terapi pengurangan stres, psikodrama, atau terapi bermain.
- Mengembangkan rencana terapeutik dan pengobatan berdasarkan minat, kemampuan, atau kebutuhan klien.
- Mengembangkan dan menerapkan rencana pengobatan individu, menentukan jenis, frekuensi, intensitas, dan durasi terapi.
- Pertahankan pengetahuan terkini tentang penelitian yang relevan.
- Dapatkan dan pelajari riwayat medis, psikologis, sosial, dan keluarga dengan mewawancarai individu, pasangan, atau keluarga dan dengan meninjau catatan.
- Memilih, mengelola, menilai, dan menafsirkan tes psikologis untuk memperoleh informasi tentang kecerdasan, prestasi, minat, atau kepribadian individu.
- Konsultasikan materi referensi, seperti buku teks, manual, atau jurnal, untuk mengidentifikasi gejala, membuat diagnosis, atau mengembangkan pendekatan pengobatan.
- Berkonsultasi atau memberikan konsultasi kepada dokter, terapis, atau klinisi lain mengenai perawatan pasien.
- Anjurkan klien tentang bagaimana mereka dapat dibantu dengan konseling.
- Mengarahkan, mengoordinasikan, dan mengevaluasi aktivitas staf dan pekerja magang yang terlibat dalam penilaian dan perawatan pasien.
- Mengawasi dan melatih pekerja magang, dokter dalam pelatihan, dan konselor lainnya.
- Rujuk klien ke spesialis, institusi, atau layanan dukungan lain jika diperlukan.
- Berkonsultasilah dengan profesional, lembaga, atau universitas lain untuk mendiskusikan terapi, perawatan, sumber daya atau teknik konseling, dan untuk berbagi informasi pekerjaan.
- Mengembangkan, mengarahkan, dan berpartisipasi dalam program pelatihan untuk staf dan siswa.
- Merencanakan dan mengembangkan program layanan psikologi yang terakreditasi di pusat psikiatri atau rumah sakit, bekerja sama dengan psikiater dan staf profesional lainnya.
- Memberikan layanan konsultasi, termasuk program pendidikan, program penjangkauan, atau pembicaraan pencegahan ke sekolah, lembaga layanan sosial, dunia usaha, atau masyarakat umum.
- Memberikan informasi pekerjaan, pendidikan, atau lainnya kepada individu sehingga mereka dapat membuat rencana pendidikan atau kejuruan.
- Melakukan penelitian untuk mengembangkan atau meningkatkan teknik konseling diagnostik atau terapeutik.
- Menyiapkan evaluasi tertulis kompetensi psikologis individu untuk sidang pengadilan.
- Amati individu yang sedang bermain, dalam interaksi kelompok, atau dalam konteks lain untuk mendeteksi indikasi disabilitas kognitif, intelektual, atau perkembangan.
- Merencanakan, mengawasi, dan melakukan penelitian psikologi dan menulis makalah yang menjelaskan hasil penelitian.
- Memberikan layanan psikologis atau administratif dan nasihat kepada perusahaan swasta atau lembaga masyarakat mengenai program kesehatan mental atau kasus individu.
Aktivitas kerja utama
Keterampilan & kompetensi
Keterampilan
Pengetahuan
Kemampuan
Teknologi & alat
Perangkat lunak
Alat & perlengkapan
Lingkungan kerja
Pendidikan & pengalaman
- Pendidikan
- Sebagian besar pekerjaan ini memerlukan pendidikan pascasarjana. Misalnya, mungkin memerlukan gelar magister (S2), dan sebagian memerlukan gelar doktor (S3), dokter, atau sarjana hukum.
- Pengalaman
- Diperlukan keterampilan, pengetahuan, dan pengalaman yang ekstensif untuk pekerjaan ini. Banyak yang memerlukan pengalaman lebih dari lima tahun. Misalnya, seorang dokter bedah harus menyelesaikan pendidikan sarjana dan tambahan lima hingga tujuh tahun pelatihan medis khusus agar dapat menjalankan pekerjaannya.
- Pelatihan
- Karyawan mungkin memerlukan sedikit pelatihan kerja langsung, tetapi sebagian besar pekerjaan ini mengasumsikan bahwa orang tersebut telah memiliki keterampilan, pengetahuan, pengalaman kerja terkait, dan/atau pelatihan yang diperlukan.