Apa itu Teknisi Ilmu Pangan?
Bekerja bersama ilmuwan atau teknolog pangan untuk melakukan pengujian kualitatif dan kuantitatif terstandar guna menentukan sifat fisik atau kimia produk makanan atau minuman. Termasuk teknisi yang membantu penelitian dan pengembangan teknologi produksi, kendali mutu, pengemasan, pemrosesan, dan pemanfaatan pangan.
Pekerjaan ini biasanya melibatkan penggunaan keterampilan komunikasi dan organisasi untuk mengoordinasikan, menyupervisi, mengelola, atau melatih orang lain demi mencapai tujuan. Contohnya teknisi listrik, penata letak (desktop publisher), teknisi pertanian, penata rambut, juru transkripsi sidang, dan asisten medis.
Kerja harian
- Mencicipi atau mencium makanan atau minuman untuk memastikan bahwa rasa memenuhi spesifikasi atau untuk memilih sampel dengan karakteristik tertentu.
- Ukur, uji, atau timbang botol, kaleng, atau wadah lainnya untuk memastikan kekerasan, kekuatan, atau dimensi memenuhi spesifikasi.
- Menyimpan catatan hasil pengujian atau dokumen lain sebagaimana diwajibkan oleh negara bagian atau lembaga pemerintahan lainnya.
- Memantau dan mengontrol suhu produk.
- Analisis hasil pengujian untuk mengklasifikasikan produk atau membandingkan hasil dengan tabel standar.
- Catat atau kompilasi hasil tes atau siapkan grafik, bagan, atau laporan.
- Siapkan atau inkubasi slide dengan kultur sel.
- Melakukan perawatan berkala terhadap peralatan laboratorium dengan melakukan pemeriksaan, kalibrasi, pembersihan, atau sterilisasi.
- Periksa sampel kimia atau biologis untuk mengidentifikasi struktur sel atau untuk menemukan bakteri atau bahan asing, menggunakan mikroskop.
- Melakukan pengujian standar pada makanan, minuman, bahan tambahan, atau pengawet untuk memastikan kepatuhan terhadap standar dan peraturan mengenai faktor-faktor seperti warna, tekstur, atau nutrisi.
- Mencampur, memadukan, atau mengolah bahan-bahan untuk membuat reagen atau untuk memproduksi produk makanan atau minuman.
- Latih personel laboratorium yang baru direkrut.
- Memberikan bantuan kepada ilmuwan atau ahli teknologi pangan dalam penelitian dan pengembangan, teknologi produksi, atau pengendalian mutu.
- Mengawasi teknisi ilmu pangan lainnya.
- Hitung kadar air atau garam, persentase bahan, formula, atau faktor produk lainnya, menggunakan prosedur matematika dan kimia.
- Memesan persediaan yang diperlukan untuk menjaga persediaan di laboratorium atau di fasilitas penyimpanan pabrik pengolahan makanan atau minuman.
Aktivitas kerja utama
Keterampilan & kompetensi
Keterampilan
Pengetahuan
Kemampuan
Teknologi & alat
Perangkat lunak
Alat & perlengkapan
Lingkungan kerja
Pendidikan & pengalaman
- Pendidikan
- Sebagian besar pekerjaan di zona ini memerlukan pendidikan di sekolah kejuruan (SMK), pengalaman kerja terkait, atau diploma (D1–D3).
- Pengalaman
- Keterampilan, pengetahuan, atau pengalaman kerja sebelumnya diperlukan untuk pekerjaan ini. Misalnya, seorang teknisi listrik harus menyelesaikan tiga atau empat tahun pemagangan atau beberapa tahun pelatihan kejuruan, dan sering kali harus lulus ujian sertifikasi, untuk dapat menjalankan pekerjaannya.
- Pelatihan
- Karyawan pada pekerjaan ini biasanya memerlukan satu atau dua tahun pelatihan yang mencakup pengalaman kerja langsung dan pelatihan informal bersama pekerja berpengalaman. Program pemagangan resmi dapat dikaitkan dengan pekerjaan ini.