Apa itu Ahli Biostatistika?
Ahli Biostatistika mengembangkan dan menerapkan teori serta metode biostatistika pada kajian ilmu hayati. Peran ini membantu penelitian klinis, farmakologi, kesehatan masyarakat, biologi, dan ilmu sosial menggunakan desain studi, analisis data, dan interpretasi statistik yang tepat.
Pekerjaan ini mengubah data menjadi kesimpulan, prediksi, tabel, grafik, rencana analisis, dan laporan penelitian. Ahli biostatistika perlu menguasai matematika, penalaran statistik, pemrograman, komunikasi, serta kemampuan menjelaskan makna hasil kepada peneliti atau klien.
Kerja harian
Aktivitas harian mencakup menganalisis data klinis atau survei dengan pendekatan seperti analisis longitudinal, model efek campuran, regresi logistik, dan teknik pemodelan; menghitung ukuran sampel studi klinis; serta menulis rencana analisis dan deskripsi temuan untuk protokol atau laporan penelitian.
Peran ini juga merancang studi bersama dokter, ilmuwan kehidupan, atau profesional lain, menulis kode untuk analisis data, menyiapkan tabel dan grafik, membaca literatur terbaru, mengikuti konferensi, dan memberikan konsultasi biostatistik kepada kolega atau klien. Alat kerja dapat mencakup R, Python, SAS, SPSS, SQL, Bash, Excel, dan SAP.
- Menarik kesimpulan atau membuat prediksi, berdasarkan ringkasan data atau analisis statistik.
- Analisis data klinis atau survei, menggunakan pendekatan statistik seperti analisis longitudinal, pemodelan efek campuran, analisis regresi logistik, dan teknik pembuatan model.
- Tulis rencana analisis terperinci dan deskripsi analisis dan temuan untuk protokol atau laporan penelitian.
- Hitung persyaratan ukuran sampel untuk studi klinis.
- Membaca literatur terkini, menghadiri pertemuan atau konferensi, dan berbicara dengan rekan kerja untuk mengikuti perkembangan metodologi atau konseptual di bidang seperti biostatistik, farmakologi, ilmu hayati, dan ilmu sosial.
- Siapkan tabel dan grafik untuk menyajikan data atau hasil klinis.
- Rancang studi penelitian bekerja sama dengan dokter, ilmuwan kehidupan, atau profesional lainnya.
- Tulis kode program untuk menganalisis data dengan perangkat lunak analisis statistik.
- Memberikan konsultasi biostatistik kepada klien atau kolega.
- Tinjau protokol penelitian klinis atau medis lainnya dan rekomendasikan analisis statistik yang sesuai.
- Siapkan data statistik untuk dimasukkan dalam laporan kepada komite pemantauan data, badan pengatur federal, manajer, atau klien.
- Tentukan rencana proyek, jadwal, atau tujuan teknis untuk aspek statistik studi penelitian biologi.
- Mengembangkan atau menerapkan algoritma analisis data.
- Merencanakan atau mengarahkan studi penelitian yang berkaitan dengan ilmu kehidupan.
- Mempersiapkan artikel untuk publikasi atau presentasi di konferensi profesional.
- Pantau uji klinis atau eksperimen untuk memastikan kepatuhan terhadap prosedur yang ditetapkan atau untuk memverifikasi kualitas data yang dikumpulkan.
- Menulis proposal penelitian atau memberikan aplikasi untuk diserahkan ke badan eksternal.
- Merancang atau memelihara database data biologis.
- Kumpulkan data melalui survei atau eksperimen.
- Menerapkan hasil penelitian atau simulasi untuk memperluas teori biologi atau merekomendasikan proyek penelitian baru.
- Mengembangkan atau menggunakan model matematika untuk melacak perubahan fenomena biologis, seperti penyebaran penyakit menular.
- Tetapkan pekerjaan kepada asisten atau pemrogram biostatistik.
- Menganalisis data arsip, seperti catatan kelahiran, kematian, dan penyakit.
- Rancang survei untuk menilai masalah kesehatan.
- Mengajar kursus atau seminar pendidikan pascasarjana atau berkelanjutan di bidang biostatistik.
Jalur dan konteks karier
Okupasi ini berada pada Zona Pekerjaan Lima dengan persiapan ekstensif. Data menunjukkan kebutuhan magister, matematika, penalaran induktif, penalaran matematis, ekspresi lisan, pemahaman tulisan, pemahaman lisan, pemahaman bacaan, dan berpikir kritis.
Minatnya sangat investigatif dengan unsur konvensional dan sosial: analisis data mendalam, prosedur penelitian, serta kolaborasi dengan tim ilmiah. Gaya kerja penting meliputi pemikiran analitis, integritas, perhatian terhadap detail, kerja sama, kemandirian, keandalan, ketekunan, dan pencapaian.
Konteks di Indonesia
Di Indonesia, peran ini dapat dikenal sebagai biostatistician, ahli biostatistika, konsultan biostatistika, analis data klinis, atau ilmuwan bioinformatika/statistik kesehatan, tergantung lembaga. Pekerjaan dapat muncul di universitas, rumah sakit riset, lembaga penelitian, farmasi, kesehatan masyarakat, dan organisasi riset kontrak.
Fokusnya bukan sekadar membuat grafik, tetapi memastikan desain studi, ukuran sampel, metode analisis, interpretasi, dan pelaporan data ilmiah dapat dipertanggungjawabkan. Peran ini sering menjadi jembatan antara peneliti domain kesehatan dan metode statistik.
Aktivitas kerja utama
Keterampilan & kompetensi
Keterampilan
Pengetahuan
Kemampuan
Teknologi & alat
Perangkat lunak
Alat & perlengkapan
Lingkungan kerja
Pendidikan & pengalaman
- Pendidikan
- Sebagian besar pekerjaan ini memerlukan pendidikan pascasarjana. Misalnya, mungkin memerlukan gelar magister (S2), dan sebagian memerlukan gelar doktor (S3), dokter, atau sarjana hukum.
- Pengalaman
- Diperlukan keterampilan, pengetahuan, dan pengalaman yang ekstensif untuk pekerjaan ini. Banyak yang memerlukan pengalaman lebih dari lima tahun. Misalnya, seorang dokter bedah harus menyelesaikan pendidikan sarjana dan tambahan lima hingga tujuh tahun pelatihan medis khusus agar dapat menjalankan pekerjaannya.
- Pelatihan
- Karyawan mungkin memerlukan sedikit pelatihan kerja langsung, tetapi sebagian besar pekerjaan ini mengasumsikan bahwa orang tersebut telah memiliki keterampilan, pengetahuan, pengalaman kerja terkait, dan/atau pelatihan yang diperlukan.
Pembelajaran terkait
Rekomendasi berdasarkan keterampilan dan teknologi yang terhubung dengan okupasi ini.