Apa itu Dosen Teknik (Keinsinyuran)?
Mengajar mata kuliah terkait penerapan hukum fisika dan prinsip keinsinyuran untuk pengembangan mesin, bahan, instrumen, proses, dan layanan. Termasuk pengajar mata kuliah seperti teknik kimia, sipil, listrik, industri, mesin, mineral, dan perminyakan. Mencakup pengajar yang utamanya mengajar maupun yang memadukan pengajaran dan penelitian.
Pekerjaan ini sering melibatkan kegiatan mengoordinasikan, melatih, menyupervisi, atau mengelola aktivitas orang lain demi mencapai tujuan. Diperlukan keterampilan komunikasi dan organisasi yang sangat tinggi. Contohnya apoteker, pengacara, astronom, ahli biologi, rohaniwan, asisten dokter, dan dokter hewan.
Kerja harian
- Melakukan penelitian pada bidang ilmu tertentu dan mempublikasikan temuannya dalam jurnal profesional, buku, atau media elektronik.
- Siapkan materi pelajaran, seperti silabus, pekerjaan rumah, dan handout.
- Mengevaluasi dan menilai pekerjaan kelas siswa, pekerjaan laboratorium, tugas, dan makalah.
- Menulis proposal hibah untuk mendapatkan pendanaan penelitian eksternal.
- Ikuti terus perkembangan di lapangan dengan membaca literatur terkini, berbicara dengan rekan kerja, dan berpartisipasi dalam konferensi profesional.
- Mengawasi pengajaran sarjana atau pascasarjana, magang, dan pekerjaan penelitian.
- Mempersiapkan dan menyampaikan kuliah kepada mahasiswa sarjana atau pascasarjana tentang topik-topik seperti mekanika, hidrolika, dan robotika.
- Memulai, memfasilitasi, dan memoderasi diskusi kelas.
- Mengawasi pekerjaan laboratorium siswa.
- Menyusun, mengelola, dan menilai ujian, atau menugaskan pekerjaan ini kepada orang lain.
- Berkolaborasi dengan kolega untuk mengatasi masalah pengajaran dan penelitian.
- Merencanakan, mengevaluasi, dan merevisi kurikulum, isi kursus, dan materi kursus serta metode pengajaran.
- Menyimpan catatan kehadiran siswa, nilai, dan catatan lain yang diperlukan.
- Pertahankan jam kantor yang dijadwalkan secara teratur untuk memberi nasihat dan membantu siswa.
- Berpartisipasi dalam kegiatan perekrutan, pendaftaran, dan penempatan siswa.
- Memilih dan memperoleh bahan dan perlengkapan, seperti buku teks dan peralatan laboratorium.
- Memberi nasihat kepada siswa tentang kurikulum akademik dan kejuruan serta masalah karir.
- Melakukan tugas administratif, seperti menjabat sebagai kepala departemen.
- Bertugas di komite akademik atau administratif yang menangani kebijakan institusi, urusan departemen, dan masalah akademik.
- Tinjau naskah untuk jurnal profesional.
- Berpartisipasi dalam acara kampus dan komunitas.
- Bertindak sebagai penasihat organisasi kemahasiswaan.
- Memberikan layanan konsultasi profesional kepada pemerintah atau industri.
- Kumpulkan bibliografi bahan khusus untuk tugas membaca luar.
Aktivitas kerja utama
Keterampilan & kompetensi
Keterampilan
Pengetahuan
Kemampuan
Teknologi & alat
Perangkat lunak
Alat & perlengkapan
Lingkungan kerja
Pendidikan & pengalaman
- Pendidikan
- Sebagian besar pekerjaan ini memerlukan pendidikan pascasarjana. Misalnya, mungkin memerlukan gelar magister (S2), dan sebagian memerlukan gelar doktor (S3), dokter, atau sarjana hukum.
- Pengalaman
- Diperlukan keterampilan, pengetahuan, dan pengalaman yang ekstensif untuk pekerjaan ini. Banyak yang memerlukan pengalaman lebih dari lima tahun. Misalnya, seorang dokter bedah harus menyelesaikan pendidikan sarjana dan tambahan lima hingga tujuh tahun pelatihan medis khusus agar dapat menjalankan pekerjaannya.
- Pelatihan
- Karyawan mungkin memerlukan sedikit pelatihan kerja langsung, tetapi sebagian besar pekerjaan ini mengasumsikan bahwa orang tersebut telah memiliki keterampilan, pengetahuan, pengalaman kerja terkait, dan/atau pelatihan yang diperlukan.