Apa itu Petani, Peternak, dan Manajer Pertanian Lainnya?
Merencanakan, mengarahkan, atau mengoordinasikan pengelolaan atau operasi pertanian, peternakan, rumah kaca, operasi akuakultur, pembibitan, lahan kayu, atau tempat usaha pertanian lainnya. Dapat merekrut, melatih, dan mengawasi pekerja tani atau mengontrak jasa untuk menjalankan kegiatan sehari-hari operasi yang dikelola. Dapat melakukan atau mengawasi penanaman, pembudidayaan, pemanenan, serta kegiatan keuangan dan pemasaran.
Banyak pekerjaan ini melibatkan kegiatan mengoordinasikan, menyupervisi, mengelola, atau melatih orang lain. Contohnya broker properti, manajer penjualan, administrator basis data, desainer grafis, ilmuwan konservasi, direktur seni, dan penaksir biaya.
Kerja harian
- Kumpulkan dan catat data pertumbuhan, produksi, dan lingkungan.
- Mengelola pembibitan yang menanam tanaman hortikultura untuk dijual kepada pelanggan dagang atau eceran, untuk dipamerkan atau dipamerkan, atau untuk penelitian.
- Mengarahkan dan memantau penangkapan dan pemijahan ikan, inkubasi telur, dan pemeliharaan benih, menerapkan pengetahuan tentang teknik pengelolaan dan budidaya ikan.
- Arahkan dan pantau pemindahan ikan dewasa ke danau, kolam, sungai, atau tangki komersial.
- Tentukan cara mengalokasikan sumber daya dan merespons masalah yang tidak diantisipasi, seperti serangan serangga, kekeringan, dan kebakaran.
- Tentukan kondisi pertumbuhan tanaman, seperti rumah kaca, hidroponik, atau lingkungan alami, dan tetapkan jadwal penanaman dan perawatan.
- Merancang dan berpartisipasi dalam kegiatan untuk meningkatkan penetasan ikan dan laju pertumbuhan, serta untuk mencegah penyakit di tempat pembenihan.
- Memposisikan dan mengatur sistem irigasi tanaman, dan memprogram komputer pengontrol lingkungan dan irigasi.
- Menyiapkan laporan yang diwajibkan oleh undang-undang negara bagian dan federal.
- Periksa fasilitas dan peralatan apakah ada tanda-tanda kerusakan, dan lakukan pekerjaan pemeliharaan yang diperlukan.
- Menyimpan catatan keuangan, operasional, produksi, atau pekerjaan untuk pertanian atau peternakan.
- Mengkoordinasikan aktivitas administrasi, pencatatan, inventaris, permintaan, dan pemasaran.
- Mengarahkan pembibitan atau pemeliharaan ternak, seperti sapi, unggas, atau lebah madu, menggunakan praktik pembiakan yang diakui untuk memastikan perbaikan ternak.
- Bernegosiasi dengan pembeli untuk penjualan, penyimpanan, atau pengiriman hasil panen atau ternak.
- Mengkoordinasikan pemilihan dan pemeliharaan indukan.
- Analisis tanah untuk menentukan jenis atau jumlah pupuk yang dibutuhkan untuk produksi tanaman maksimal.
- Memberikan informasi kepada pelanggan tentang perawatan pohon, semak, bunga, tanaman, dan halaman rumput.
- Analisis kondisi pasar untuk menentukan alokasi areal.
- Gantikan insektisida kimia dengan praktik ramah lingkungan, seperti menambahkan tanaman pengusir hama ke lahan.
- Mengawasi pembangunan struktur pertanian atau peternakan, seperti bangunan, pagar, sistem drainase, sumur, atau jalan.
Aktivitas kerja utama
Keterampilan & kompetensi
Keterampilan
Pengetahuan
Kemampuan
Teknologi & alat
Perangkat lunak
Alat & perlengkapan
Pendidikan & pengalaman
- Pendidikan
- Sebagian besar pekerjaan ini memerlukan gelar sarjana (S1), meskipun ada yang tidak.
- Pengalaman
- Diperlukan keterampilan, pengetahuan, atau pengalaman kerja terkait dalam jumlah yang cukup banyak. Misalnya, seorang akuntan harus menyelesaikan pendidikan sarjana dan bekerja beberapa tahun di bidang akuntansi agar dianggap memenuhi syarat.
- Pelatihan
- Karyawan pada pekerjaan ini biasanya memerlukan beberapa tahun pengalaman kerja terkait, pelatihan kerja langsung, dan/atau pelatihan kejuruan.