Apa itu Aktuaris?
Aktuaris menganalisis data statistik untuk memperkirakan risiko dan kewajiban pembayaran manfaat di masa depan. Data yang dianalisis dapat mencakup tingkat kematian, kecelakaan, penyakit, disabilitas, pensiun, bencana, pengangguran, atau kejadian lain yang berdampak finansial.
Peran ini penting dalam asuransi, pensiun, anuitas, dan pengelolaan risiko karena keputusan premi, cadangan kas, dan kesehatan finansial produk harus didasarkan pada probabilitas dan perhitungan yang defensibel.
Kerja harian
Aktivitas harian mencakup menganalisis informasi statistik, menyusun tabel probabilitas, menentukan tingkat premi, menghitung cadangan kas dan kewajiban, serta merancang atau meninjau rencana asuransi, anuitas, dan pensiun.
Aktuaris juga berkolaborasi dengan pemrogram, penjamin emisi, akuntan, pakar klaim, konsultan, dan manajemen senior. Ia menjelaskan hal teknis yang kompleks kepada eksekutif, klien, pemegang polis, atau pihak lain, serta menggunakan alat seperti Excel, Power BI, Python, R, SAS, SQL, Tableau, dan VBA.
- Pastikan tingkat premi yang diperlukan dan cadangan kas serta kewajiban yang diperlukan untuk memastikan pembayaran manfaat di masa depan.
- Berkolaborasi dengan pemrogram, penjamin emisi, akuntan, pakar klaim, dan manajemen senior untuk membantu perusahaan mengembangkan rencana lini bisnis baru atau perbaikan pada bisnis yang sudah ada.
- Analisis informasi statistik untuk memperkirakan tingkat kematian, kecelakaan, penyakit, kecacatan, dan pensiun.
- Merancang, meninjau, dan membantu mengelola rencana asuransi, anuitas dan pensiun, menentukan kesehatan keuangan dan menghitung premi.
- Menentukan, atau membantu menentukan, kebijakan perusahaan, dan menjelaskan hal-hal teknis yang kompleks kepada eksekutif perusahaan, pejabat pemerintah, pemegang saham, pemegang kebijakan, atau masyarakat.
- Buatlah tabel probabilitas kejadian seperti kebakaran, bencana alam, dan pengangguran, berdasarkan analisis data statistik dan informasi terkait lainnya.
- Memberikan nasihat kepada klien berdasarkan kontrak, bekerja sebagai konsultan.
- Menentukan dasar yang adil untuk mendistribusikan kelebihan pendapatan berdasarkan asuransi yang berpartisipasi dan kontrak anuitas di perusahaan bersama.
- Negosiasikan syarat dan ketentuan reasuransi dengan perusahaan lain.
- Memberikan keahlian untuk membantu lembaga keuangan mengelola risiko dan memaksimalkan keuntungan yang terkait dengan produk investasi atau penawaran kredit.
- Bersaksi di hadapan badan-badan publik mengenai usulan undang-undang yang berdampak pada dunia usaha.
- Menentukan ketentuan kontrak polis untuk setiap jenis asuransi.
- Bersaksi di pengadilan sebagai saksi ahli atau untuk memberikan bukti hukum mengenai hal-hal seperti nilai potensi pendapatan seumur hidup dari seseorang yang cacat atau tewas dalam suatu kecelakaan.
- Menjelaskan perubahan ketentuan kontrak kepada pelanggan.
- Kelola kredit dan bantu harga penawaran keamanan perusahaan.
Jalur dan konteks karier
Okupasi ini berada pada Zona Pekerjaan Empat dengan persiapan cukup banyak. Data menunjukkan kebutuhan sarjana, pelatihan langsung, serta kompetensi kuat pada matematika, penalaran matematis, berpikir kritis, pemahaman bacaan, penilaian dan pengambilan keputusan, kecakapan angka, dan penalaran induktif maupun deduktif.
Minat pekerjaannya konvensional, investigatif, dan enterprising: banyak model, data, aturan bisnis, dan keputusan finansial. Gaya kerja penting meliputi pemikiran analitis, perhatian terhadap detail, integritas, keandalan, pencapaian, inisiatif, dan ketekunan.
Konteks di Indonesia
Di Indonesia, peran ini dikenal sebagai aktuaris, actuarial analyst, actuarial consultant, atau actuarial specialist. Pekerjaan dapat muncul di asuransi jiwa, asuransi umum, dana pensiun, konsultan aktuaria, manajemen risiko, dan layanan keuangan.
Fokusnya bukan hanya menghitung angka, tetapi menerjemahkan ketidakpastian menjadi keputusan premi, cadangan, risiko, dan desain produk. Konten ini tidak menetapkan syarat profesi tertentu; ia menjelaskan fungsi kerja berdasarkan data okupasi.
Aktivitas kerja utama
Keterampilan & kompetensi
Keterampilan
Pengetahuan
Kemampuan
Teknologi & alat
Perangkat lunak
Alat & perlengkapan
Lingkungan kerja
Pendidikan & pengalaman
- Pendidikan
- Sebagian besar pekerjaan ini memerlukan gelar sarjana (S1), meskipun ada yang tidak.
- Pengalaman
- Diperlukan keterampilan, pengetahuan, atau pengalaman kerja terkait dalam jumlah yang cukup banyak. Misalnya, seorang akuntan harus menyelesaikan pendidikan sarjana dan bekerja beberapa tahun di bidang akuntansi agar dianggap memenuhi syarat.
- Pelatihan
- Karyawan pada pekerjaan ini biasanya memerlukan beberapa tahun pengalaman kerja terkait, pelatihan kerja langsung, dan/atau pelatihan kejuruan.
Pembelajaran terkait
Rekomendasi berdasarkan keterampilan dan teknologi yang terhubung dengan okupasi ini.