Skip to content
K

Koroner

Mengarahkan kegiatan seperti autopsi, analisis patologi dan toksikologi, dan pemeriksaan kematian (inquest) yang berkaitan dengan investigasi kematian yang terjadi dalam suatu yurisdiksi hukum untuk menentukan penyebab kematian atau menetapkan tanggung jawab atas kematian yang tidak disengaja, kekerasan, atau tidak dapat dijelaskan.

Zona 3InvestigatifKonvensionalRealistis
Zona pekerjaan
Zona Pekerjaan Tiga: Perlu Persiapan Menengah
Minat (RIASEC)
Investigatif, Konvensional, Realistis
Keterampilan utama
Berbicara, Berpikir Kritis, Pemahaman Bacaan
Pendidikan
Sebagian besar pekerjaan di zona ini memerlukan pendidikan di sekolah kejuruan (SMK), pengalaman kerja terkait, atau diploma (D1–D3).

Apa itu Koroner?

Mengarahkan kegiatan seperti autopsi, analisis patologi dan toksikologi, dan pemeriksaan kematian (inquest) yang berkaitan dengan investigasi kematian yang terjadi dalam suatu yurisdiksi hukum untuk menentukan penyebab kematian atau menetapkan tanggung jawab atas kematian yang tidak disengaja, kekerasan, atau tidak dapat dijelaskan.

Pekerjaan ini biasanya melibatkan penggunaan keterampilan komunikasi dan organisasi untuk mengoordinasikan, menyupervisi, mengelola, atau melatih orang lain demi mencapai tujuan. Contohnya teknisi listrik, penata letak (desktop publisher), teknisi pertanian, penata rambut, juru transkripsi sidang, dan asisten medis.

Kerja harian

  • Melakukan pemeriksaan medikolegal dan otopsi, melakukan pemeriksaan pendahuluan terhadap jenazah untuk mengidentifikasi korban, menemukan tanda-tanda trauma, dan mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat menunjukkan waktu kematian.
  • Sertifikat kematian yang lengkap, termasuk penjelasan penyebab dan cara kematian.
  • Wawancarai orang-orang yang hadir di lokasi kematian untuk mendapatkan informasi yang berguna dalam menentukan cara kematian.
  • Amati dan catat posisi dan kondisi jenazah serta bukti-bukti terkait.
  • Pindahkan atau awasi pemindahan jenazah dari lokasi kematian, dengan menggunakan peralatan dan perlengkapan yang tepat, dan atur transportasi ke kamar mayat.
  • Memberikan informasi mengenai keadaan kematian kepada kerabat almarhum.
  • Menyelidiki penyebab, cara, dan keadaan kematian manusia dan menetapkan identitas orang yang meninggal.
  • Amati, catat, dan simpan benda atau harta benda pribadi apa pun yang berkaitan dengan kematian, termasuk benda seperti wadah obat dan catatan bunuh diri.
  • Melengkapi laporan dan formulir yang diperlukan untuk menyelesaikan kasus.
  • Atur agar keluarga terdekat diberitahu tentang kematian.
  • Kumpulkan dan dokumentasikan informasi riwayat kesehatan terkait.
  • Temukan dan dokumentasikan informasi mengenai keluarga terdekat, termasuk hubungan mereka dengan almarhum dan status upaya pemberitahuan.
  • Persediaan barang-barang pribadi yang diperoleh dari jenazah, seperti perhiasan atau dompet.
  • Kegiatan langsung pekerja yang melakukan otopsi, melakukan analisis patologis dan toksikologi, serta menyiapkan dokumen untuk pencatatan permanen.
  • Mengkoordinasikan pelepasan barang-barang pribadi kepada orang-orang yang berwenang dan memfasilitasi pembuangan mayat-mayat yang tidak diklaim dan barang-barang pribadi.
  • Menyaksikan dan mengesahkan kematian yang merupakan akibat dari perintah pengadilan.
  • Bersaksi pada pemeriksaan, dengar pendapat, dan persidangan.
  • Berunding dengan pejabat kesehatan masyarakat dan lembaga penegak hukum untuk mengoordinasikan kegiatan antardepartemen.
  • Catatlah keadaan anak-anak di bawah umur, serta rincian pengaturan yang dibuat untuk perawatan mereka.
  • Kumpulkan surat wasiat, instruksi penguburan, dan dokumentasi lain yang diperlukan untuk penyelidikan dan penanganan jenazah.

Aktivitas kerja utama

Memperoleh Informasi
Mendokumentasikan/Mencatat Informasi
Berkomunikasi dengan Atasan, Rekan Kerja, atau Bawahan
Berkomunikasi dengan Orang di Luar Organisasi
Membuat Keputusan dan Memecahkan Masalah
Memperbarui dan Menggunakan Pengetahuan yang Relevan
Tampil untuk atau Bekerja Langsung dengan Publik
Mengidentifikasi Objek, Tindakan, dan Peristiwa
Mengolah Informasi
Bekerja dengan Komputer
Membangun dan Menjaga Hubungan Antarpribadi
Mengatur, Merencanakan, dan Memprioritaskan Pekerjaan

Keterampilan & kompetensi

Keterampilan

Berbicara
Berpikir Kritis
Pemahaman Bacaan
Mendengarkan Aktif
Koordinasi
Kepekaan Sosial
Menulis
Penilaian dan Pengambilan Keputusan

Pengetahuan

Bahasa Inggris
Kedokteran dan Kedokteran Gigi
Layanan Pelanggan dan Personal
Hukum dan Pemerintahan
Administrasi dan Manajemen
Biologi
Pendidikan dan Pelatihan
Administrasi

Kemampuan

Pemahaman Lisan
Pemahaman Tulisan
Ekspresi Tulisan
Ekspresi Lisan
Penalaran Induktif
Penalaran Deduktif
Pengurutan Informasi
Kepekaan Masalah

Teknologi & alat

Perangkat lunak

🔥 Microsoft Office software🔥 Git🔥 Google Android🔥 Linux🔥 Microsoft Excel🔥 Microsoft PowerPoint🔥 Microsoft SQL Server Reporting Services SSRS🔥 Microsoft Word🔥 Structured query language SQL🔥 Transact-SQL🔥 UNIX🔥 Zoom3D graphics softwareAlcestisAutopsy information databasesBite analysis softwareCorel WordPerfect Office SuiteCustomer relationship management CRM softwareDouglas Associates Forensic FilerEmail software

Alat & perlengkapan

35 millimeter camerasAutopsy bone sawsAutopsy evidence collection kitsAutopsy fluid collection vacuum aspiratorsAutopsy knivesAutopsy sawsAutopsy scissorsBinocular light compound microscopesBone cuttersBone dust collectorsCadaver liftsDesktop computers

Lingkungan kerja

Percakapan Telepon
Setiap hari
Surel (E-Mail)
Setiap hari
Tempo Ditentukan oleh Kecepatan Peralatan
Tidak penting sama sekali
Berurusan dengan Pelanggan Eksternal atau Masyarakat Umum
Luar biasa penting
Diskusi Tatap Muka dengan Individu dan dalam Tim
Setiap hari
Di Dalam Ruangan, Terkendali Lingkungannya
Setiap hari
Di dalam Kendaraan Tertutup atau Mengoperasikan Peralatan Tertutup
Setiap hari
Kontak dengan Orang Lain
Kontak terus-menerus dengan orang lain
Menghabiskan Waktu Memanjat Tangga, Perancah, atau Tiang
Kurang dari separuh waktu
Terpapar Penyakit atau Infeksi
Setiap hari
Terpapar Tempat Tinggi
Setahun sekali atau lebih, tetapi tidak setiap bulan
Menghabiskan Waktu Berlutut, Berjongkok, Membungkuk, atau Merangkak
Kurang dari separuh waktu

Pendidikan & pengalaman

Pendidikan
Sebagian besar pekerjaan di zona ini memerlukan pendidikan di sekolah kejuruan (SMK), pengalaman kerja terkait, atau diploma (D1–D3).
Pengalaman
Keterampilan, pengetahuan, atau pengalaman kerja sebelumnya diperlukan untuk pekerjaan ini. Misalnya, seorang teknisi listrik harus menyelesaikan tiga atau empat tahun pemagangan atau beberapa tahun pelatihan kejuruan, dan sering kali harus lulus ujian sertifikasi, untuk dapat menjalankan pekerjaannya.
Pelatihan
Karyawan pada pekerjaan ini biasanya memerlukan satu atau dua tahun pelatihan yang mencakup pengalaman kerja langsung dan pelatihan informal bersama pekerja berpengalaman. Program pemagangan resmi dapat dikaitkan dengan pekerjaan ini.
Pelatihan Kerja Langsung
Lebih dari 6 bulan, hingga 1 tahun
Pelatihan di Tempat atau di Lokasi Kerja
Lebih dari 6 bulan, hingga 1 tahun
Pengalaman Kerja Terkait
Lebih dari 2 tahun, hingga 4 tahun
Tingkat Pendidikan yang Dibutuhkan
Sarjana (S1)