Apa itu Koroner?
Mengarahkan kegiatan seperti autopsi, analisis patologi dan toksikologi, dan pemeriksaan kematian (inquest) yang berkaitan dengan investigasi kematian yang terjadi dalam suatu yurisdiksi hukum untuk menentukan penyebab kematian atau menetapkan tanggung jawab atas kematian yang tidak disengaja, kekerasan, atau tidak dapat dijelaskan.
Pekerjaan ini biasanya melibatkan penggunaan keterampilan komunikasi dan organisasi untuk mengoordinasikan, menyupervisi, mengelola, atau melatih orang lain demi mencapai tujuan. Contohnya teknisi listrik, penata letak (desktop publisher), teknisi pertanian, penata rambut, juru transkripsi sidang, dan asisten medis.
Kerja harian
- Melakukan pemeriksaan medikolegal dan otopsi, melakukan pemeriksaan pendahuluan terhadap jenazah untuk mengidentifikasi korban, menemukan tanda-tanda trauma, dan mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat menunjukkan waktu kematian.
- Sertifikat kematian yang lengkap, termasuk penjelasan penyebab dan cara kematian.
- Wawancarai orang-orang yang hadir di lokasi kematian untuk mendapatkan informasi yang berguna dalam menentukan cara kematian.
- Amati dan catat posisi dan kondisi jenazah serta bukti-bukti terkait.
- Pindahkan atau awasi pemindahan jenazah dari lokasi kematian, dengan menggunakan peralatan dan perlengkapan yang tepat, dan atur transportasi ke kamar mayat.
- Memberikan informasi mengenai keadaan kematian kepada kerabat almarhum.
- Menyelidiki penyebab, cara, dan keadaan kematian manusia dan menetapkan identitas orang yang meninggal.
- Amati, catat, dan simpan benda atau harta benda pribadi apa pun yang berkaitan dengan kematian, termasuk benda seperti wadah obat dan catatan bunuh diri.
- Melengkapi laporan dan formulir yang diperlukan untuk menyelesaikan kasus.
- Atur agar keluarga terdekat diberitahu tentang kematian.
- Kumpulkan dan dokumentasikan informasi riwayat kesehatan terkait.
- Temukan dan dokumentasikan informasi mengenai keluarga terdekat, termasuk hubungan mereka dengan almarhum dan status upaya pemberitahuan.
- Persediaan barang-barang pribadi yang diperoleh dari jenazah, seperti perhiasan atau dompet.
- Kegiatan langsung pekerja yang melakukan otopsi, melakukan analisis patologis dan toksikologi, serta menyiapkan dokumen untuk pencatatan permanen.
- Mengkoordinasikan pelepasan barang-barang pribadi kepada orang-orang yang berwenang dan memfasilitasi pembuangan mayat-mayat yang tidak diklaim dan barang-barang pribadi.
- Menyaksikan dan mengesahkan kematian yang merupakan akibat dari perintah pengadilan.
- Bersaksi pada pemeriksaan, dengar pendapat, dan persidangan.
- Berunding dengan pejabat kesehatan masyarakat dan lembaga penegak hukum untuk mengoordinasikan kegiatan antardepartemen.
- Catatlah keadaan anak-anak di bawah umur, serta rincian pengaturan yang dibuat untuk perawatan mereka.
- Kumpulkan surat wasiat, instruksi penguburan, dan dokumentasi lain yang diperlukan untuk penyelidikan dan penanganan jenazah.
Aktivitas kerja utama
Keterampilan & kompetensi
Keterampilan
Pengetahuan
Kemampuan
Teknologi & alat
Perangkat lunak
Alat & perlengkapan
Lingkungan kerja
Pendidikan & pengalaman
- Pendidikan
- Sebagian besar pekerjaan di zona ini memerlukan pendidikan di sekolah kejuruan (SMK), pengalaman kerja terkait, atau diploma (D1–D3).
- Pengalaman
- Keterampilan, pengetahuan, atau pengalaman kerja sebelumnya diperlukan untuk pekerjaan ini. Misalnya, seorang teknisi listrik harus menyelesaikan tiga atau empat tahun pemagangan atau beberapa tahun pelatihan kejuruan, dan sering kali harus lulus ujian sertifikasi, untuk dapat menjalankan pekerjaannya.
- Pelatihan
- Karyawan pada pekerjaan ini biasanya memerlukan satu atau dua tahun pelatihan yang mencakup pengalaman kerja langsung dan pelatihan informal bersama pekerja berpengalaman. Program pemagangan resmi dapat dikaitkan dengan pekerjaan ini.