Apa itu Manajer Fasilitas?
Merencanakan, mengarahkan, atau mengoordinasikan operasi dan fungsionalitas fasilitas dan bangunan. Dapat mencakup area sekitar atau beberapa fasilitas dalam kompleks organisasi.
Pekerjaan ini biasanya melibatkan penggunaan keterampilan komunikasi dan organisasi untuk mengoordinasikan, menyupervisi, mengelola, atau melatih orang lain demi mencapai tujuan. Contohnya teknisi listrik, penata letak (desktop publisher), teknisi pertanian, penata rambut, juru transkripsi sidang, dan asisten medis.
Kerja harian
- Pantau fasilitas untuk memastikan bahwa fasilitas tersebut tetap aman, terjamin, dan terawat dengan baik.
- Mengawasi pemeliharaan dan perbaikan mesin, peralatan, dan sistem kelistrikan dan mekanik.
- Mengawasi proyek konstruksi dan renovasi untuk meningkatkan efisiensi dan memastikan bahwa fasilitas memenuhi standar lingkungan, kesehatan, dan keamanan, serta mematuhi peraturan pemerintah.
- Merencanakan, mengelola, dan mengendalikan anggaran untuk kontrak, peralatan, dan persediaan.
- Berpartisipasi dalam perencanaan dan desain arsitektur dan teknik, termasuk manajemen ruang dan instalasi.
- Tetapkan tujuan dan tenggat waktu untuk departemen.
- Menyelenggarakan kelas untuk mengajarkan prosedur kepada staf.
- Menyiapkan dan meninjau laporan dan jadwal operasional untuk memastikan keakuratan dan efisiensi.
- Mengelola penyewaan ruang fasilitas.
- Memperoleh, mendistribusikan, dan menyimpan persediaan.
- Membuang, atau mengawasi pembuangan, kelebihan atau properti yang tidak diklaim.
Aktivitas kerja utama
Membuat Keputusan dan Memecahkan Masalah
Berkomunikasi dengan Atasan, Rekan Kerja, atau Bawahan
Mengidentifikasi Objek, Tindakan, dan Peristiwa
Memperoleh Informasi
Mengatur, Merencanakan, dan Memprioritaskan Pekerjaan
Berpikir Kreatif
Memantau Proses, Material, atau Lingkungan Sekitar
Mengevaluasi Informasi untuk Menentukan Kepatuhan terhadap Standar
Memperbarui dan Menggunakan Pengetahuan yang Relevan
Menjadwalkan Pekerjaan dan Aktivitas
Memeriksa Peralatan, Struktur, atau Material
Berkomunikasi dengan Orang di Luar Organisasi
Keterampilan & kompetensi
Keterampilan
Berbicara
Pemahaman Bacaan
Mendengarkan Aktif
Pemantauan
Berpikir Kritis
Kepekaan Sosial
Koordinasi
Penilaian dan Pengambilan Keputusan
Pengetahuan
Layanan Pelanggan dan Personal
Administrasi dan Manajemen
Bahasa Inggris
Keselamatan dan Keamanan Publik
Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia
Mekanika
Bangunan dan Konstruksi
Administrasi
Kemampuan
Pemahaman Lisan
Pemahaman Tulisan
Ekspresi Lisan
Pengurutan Informasi
Kepekaan Masalah
Ekspresi Tulisan
Penalaran Induktif
Penalaran Deduktif
Teknologi & alat
Perangkat lunak
🔥 Microsoft Excel🔥 Microsoft Office software🔥 Microsoft Outlook🔥 Microsoft PowerPoint🔥 Microsoft Word🔥 Adobe Acrobat🔥 Autodesk AutoCAD🔥 Autodesk Revit🔥 Google Docs🔥 Google Workspace software🔥 Intuit QuickBooks🔥 Microsoft Access🔥 Microsoft Dynamics🔥 Microsoft Project🔥 Microsoft SharePoint🔥 Microsoft Visio🔥 Oracle PeopleSoft🔥 Oracle Primavera Enterprise Project Portfolio Management🔥 SAP software🔥 Teradata Database
Alat & perlengkapan
10-key calculatorsDesktop computersLaptop computersLaser facsimile machinesMobile phonesMulti-line telephone systemsNotebook computersPersonal computersPhotocopying equipmentScannersTablet computers
Lingkungan kerja
Surel (E-Mail)
Setiap hari
Diskusi Tatap Muka dengan Individu dan dalam Tim
Setiap hari
Percakapan Telepon
Setiap hari
Kontak dengan Orang Lain
Kontak terus-menerus dengan orang lain
Di Dalam Ruangan, Terkendali Lingkungannya
Setiap hari
Menghabiskan Waktu Berlutut, Berjongkok, Membungkuk, atau Merangkak
Kurang dari separuh waktu
Tempo Ditentukan oleh Kecepatan Peralatan
Tidak penting sama sekali
Menghabiskan Waktu Memanjat Tangga, Perancah, atau Tiang
Kurang dari separuh waktu
Menghabiskan Waktu Membungkuk atau Memutar Tubuh
Kurang dari separuh waktu
Bekerja dengan atau Berkontribusi pada Kelompok atau Tim Kerja
Luar biasa penting
Menentukan Tugas, Prioritas, dan Tujuan
Banyak kebebasan
Frekuensi Pengambilan Keputusan
Setiap hari
Pendidikan & pengalaman
- Pendidikan
- Sebagian besar pekerjaan di zona ini memerlukan pendidikan di sekolah kejuruan (SMK), pengalaman kerja terkait, atau diploma (D1–D3).
- Pengalaman
- Keterampilan, pengetahuan, atau pengalaman kerja sebelumnya diperlukan untuk pekerjaan ini. Misalnya, seorang teknisi listrik harus menyelesaikan tiga atau empat tahun pemagangan atau beberapa tahun pelatihan kejuruan, dan sering kali harus lulus ujian sertifikasi, untuk dapat menjalankan pekerjaannya.
- Pelatihan
- Karyawan pada pekerjaan ini biasanya memerlukan satu atau dua tahun pelatihan yang mencakup pengalaman kerja langsung dan pelatihan informal bersama pekerja berpengalaman. Program pemagangan resmi dapat dikaitkan dengan pekerjaan ini.
Pelatihan Kerja Langsung
Lebih dari 1 bulan, hingga 3 bulan
Pelatihan di Tempat atau di Lokasi Kerja
Lebih dari 1 bulan, hingga 3 bulan
Pengalaman Kerja Terkait
Lebih dari 2 tahun, hingga 4 tahun
Tingkat Pendidikan yang Dibutuhkan
Diploma (D1–D3 atau setara program 2 tahun)