Apa itu Analis Anggaran?
Analis Anggaran memeriksa estimasi anggaran untuk memastikan kelengkapan, keakuratan, dan kesesuaian dengan prosedur atau peraturan. Peran ini menganalisis laporan penganggaran dan akuntansi agar organisasi dapat mengendalikan pengeluaran dan merencanakan kebutuhan dana.
Pekerjaan ini menghubungkan data keuangan, kebutuhan program, dan keputusan manajemen. Analis anggaran perlu memahami ekonomi dan akuntansi, matematika, perhitungan angka, berpikir kritis, serta komunikasi dengan manajer dan pemangku kepentingan.
Kerja harian
Aktivitas harian mencakup menganalisis laporan penganggaran bulanan, menjaga kontrol pengeluaran, meninjau anggaran operasional, menyusun dan menganalisis catatan akuntansi, serta menentukan sumber daya keuangan yang diperlukan untuk menjalankan program.
Analis juga memeriksa perkiraan anggaran, memberi bantuan teknis terkait analisis biaya dan alokasi fiskal, meringkas anggaran, merekomendasikan persetujuan atau penolakan permintaan dana, berkonsultasi dengan manajer, dan menyusun laporan anggaran rutin maupun khusus. Alat kerja dapat mencakup Excel, Access, SQL, SharePoint, dan software akuntansi.
- Analisis penganggaran bulanan dan laporan akuntansi departemen untuk menjaga kontrol pengeluaran.
- Memberikan nasihat dan bantuan teknis dengan analisis biaya, alokasi fiskal, dan persiapan anggaran.
- Tinjau anggaran operasional untuk menganalisis tren yang mempengaruhi kebutuhan anggaran.
- Menyusun dan menganalisis catatan akuntansi dan data lainnya untuk menentukan sumber daya keuangan yang diperlukan untuk melaksanakan suatu program.
- Memeriksa perkiraan anggaran untuk kelengkapan, keakuratan, dan kesesuaian dengan prosedur dan peraturan.
- Meringkas anggaran dan menyampaikan rekomendasi untuk menyetujui atau menolak permintaan dana.
- Konsultasikan dengan manajer untuk memastikan bahwa penyesuaian anggaran dilakukan sesuai dengan perubahan program.
- Mengarahkan penyusunan laporan anggaran rutin dan khusus.
- Menafsirkan arahan anggaran dan menetapkan kebijakan untuk melaksanakan arahan.
- Bersaksi sebelum memeriksa dan memberi wewenang kepada otoritas pemberi dana, mengklarifikasi dan mempromosikan anggaran yang diusulkan.
- Lakukan analisis biaya-manfaat untuk membandingkan program operasional, meninjau permintaan keuangan, atau mencari metode pembiayaan alternatif.
- Cocokkan alokasi untuk program tertentu dengan alokasi untuk program yang lebih luas, termasuk dana darurat.
- Mencari cara baru untuk meningkatkan efisiensi dan meningkatkan keuntungan.
Jalur dan konteks karier
Okupasi ini berada pada Zona Pekerjaan Empat. Data menunjukkan kebutuhan sarjana, pengalaman kerja terkait, pelatihan langsung, serta kompetensi pada ekonomi dan akuntansi, matematika, bahasa Inggris, kecakapan angka, penalaran matematis, ekspresi lisan, pemahaman tulisan, pemahaman lisan, dan berpikir kritis.
Minat pekerjaannya konvensional, enterprising, dan investigatif. Gaya kerja kuat meliputi perhatian terhadap detail, integritas, pemikiran analitis, adaptabilitas, ketekunan, kerja sama, dan pencapaian.
Konteks di Indonesia
Di Indonesia, peran ini dapat disebut analis anggaran, budget analyst, budget coordinator, budget examiner, atau budget management analyst. Pekerjaan dapat muncul di perusahaan, institusi pendidikan, lembaga publik, organisasi nirlaba, dan unit program yang mengelola dana operasional.
Fokusnya bukan sekadar membuat tabel anggaran. Peran ini menilai kelayakan angka, tren kebutuhan, kesesuaian prosedur, perubahan program, dan rekomendasi pembiayaan agar keputusan anggaran lebih terkendali.
Aktivitas kerja utama
Keterampilan & kompetensi
Keterampilan
Pengetahuan
Kemampuan
Teknologi & alat
Perangkat lunak
Alat & perlengkapan
Lingkungan kerja
Pendidikan & pengalaman
- Pendidikan
- Sebagian besar pekerjaan ini memerlukan gelar sarjana (S1), meskipun ada yang tidak.
- Pengalaman
- Diperlukan keterampilan, pengetahuan, atau pengalaman kerja terkait dalam jumlah yang cukup banyak. Misalnya, seorang akuntan harus menyelesaikan pendidikan sarjana dan bekerja beberapa tahun di bidang akuntansi agar dianggap memenuhi syarat.
- Pelatihan
- Karyawan pada pekerjaan ini biasanya memerlukan beberapa tahun pengalaman kerja terkait, pelatihan kerja langsung, dan/atau pelatihan kejuruan.
Pembelajaran terkait
Rekomendasi berdasarkan keterampilan dan teknologi yang terhubung dengan okupasi ini.